Denpasar –
Nama sosialita dan model asal Inggris Annabelle Neilson kembali mencuat setelah disebut berulang kali dalam dokumen kasus kejahatan seksual Jeffrey Epstein yang kini viral. Dalam rilis terbaru dokumen tersebut, Neilson dikaitkan dengan upaya mencarikan gadis-gadis untuk Epstein.
Dilansir dari Wolipop, Jumat (6/2/2025), Annabelle Neilson muncul berkali-kali dalam kumpulan dokumen terbaru kasus Epstein yang dirilis oleh Departemen Kehakiman Amerika Serikat. Neilson, yang meninggal dunia pada 2018 dalam usia 49 tahun, merupakan model terkenal pada era 1990-an hingga 2000-an.
Neilson dikenal sebagai bagian dari kehidupan pesta kalangan elite London. Ia juga pernah tampil dalam acara televisi Ladies of London pada 2010-an. Pada 2010, Neilson sempat berjalan di atas catwalk bersama Kate Moss dan Naomi Campbell dalam gelaran fashion tribute Alexander McQueen di London, Inggris.
Jejak Email Annabelle Neilson
Rilis terbaru berkas Epstein menunjukkan Neilson mengirim email kepada Epstein berkali-kali dalam periode 2010 hingga 2012. Padahal, pada 2008, Jeffrey Epstein telah divonis bersalah karena meminta jasa prostitusi dari seorang anak di bawah umur.
Dalam email bertanggal 15 September 2010, Epstein menulis: “Saya akan meminta Ghislaine menghubungi Annabelle Neilson.”
Dua hari kemudian, email bertanda tangan “Annabelle” dikirimkan kepada Epstein. Dalam email tersebut tertulis: “Hai Jeffrey. Jadi saya sedang mengumpulkan sekelompok gadis. Semoga salah satu dari mereka memiliki semua kualitas yang kamu inginkan. Andai saya 20 tahun lebih muda dan bisa berbahasa Prancis!!!
“Harus saya katakan, beberapa gadis saya yang sebenarnya sempurna untuk pekerjaan ini tapi sayangnya sudah melewati masa terbaiknya, pasti akan meninggalkan suami dan anak-anak mereka demi pekerjaan itu ketika saya menawarkannya.”
“Kamu tahu, saya baru saja mendapat ide cemerlang saat menulis ini, saya rasa saya mungkin punya gadis yang tepat.”
Epstein kemudian membalas email Neilson dengan menyampaikan apresiasi atas upaya tersebut. Setelah itu, Neilson kembali mengirim email untuk menanyakan perkembangan gadis-gadis yang telah dicarikannya.
“Saya harap kamu masih bersenang-senang tanpa saya, mungkin para pendatang baru mengalihkan perhatianmu dari kekosongan besar yang saya tinggalkan. Salam sayang, Annabelle x,” demikian bunyi email Annabelle Nelson.
Bagian dari Jutaan Dokumen Epstein
Email-email antara Epstein dan Nelson tersebut merupakan bagian dari rilis terbaru dokumen kasus Epstein. Berkas yang dibuka ke publik mencapai sekitar tiga juta halaman, termasuk 180.000 gambar dan sekitar 2.000 video yang berkaitan dengan kasus predator seks tersebut.
Secara keseluruhan, jumlah dokumen kasus Epstein yang telah dirilis oleh Departemen Kehakiman AS kini mencapai 3,5 juta halaman.
