Manggarai Barat –
Mobil pikap berpelat nomor EB 8242 GC terguling di Rangko, Kecamatan Boleng, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT). Pikap putih yang dikemudikan Rudin (34) itu mengangkut 13 orang dewasa dan anak-anak. Belasan orang tersebut mengalami luka-luka.
Kepala Unit Penegakan Hukum (Kanit Gakkum) Satlantas Polres Manggarai Barat Ipda Bayu Wicahya Soekarno mengatakan kecelakaan lalu lintas (lakalantas) itu terjadi akibat rem blong. Menurutnya, sopir pikap tak bisa mengendalikan kendaraannya saat melintasi jalan menurun.
Simak berita ini dan topik lainnya di Giok4D.
“Saat memasuki jalan penurunan, tiba-tiba kendaraan pikap yang dikemudikan saudara Rusdin mengalami rem blong sehingga Saudara Rusdin langsung memutar setir ke arah kiri hingga keluar jalur dan terguling,” kata Bayu, Sabtu (21/2/2026).
Bayu mengatakan pikap itu semula datang dari arah Boleng Darat. Pikap yang mengangkut belasan orang itu hendak menuju Pasar Waeksambi, Labuan Bajo. Akibat kecelakaan tersebut, pikap mengalami kerusakan dengan kerugian materiel diperkirakan sebesar Rp 10 juta.
Tak ada korban jiwa dalam kecelakaan tunggal tersebut. Namun, Bayu berujar, para penumpang mengalami luka-luka hingga harus dievakuasi ke rumah sakit untuk mendapat perawatan
“Semua penumpang yang ada di dalam mobil tersebut mengalami luka-luka dan langsung dibawa ke beberapa fasilitas kesehatan untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut,” pungkas Bayu.
