Bayar Retribusi Parkir di Pelabuhan Gilimanuk, Pengendara Wajib Siapkan e-Money

Posted on

Jembrana

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jembrana mulai melakukan uji coba transformasi digital di kawasan Pelabuhan Gilimanuk, Jembrana, Bali. Pembayaran retribusi parkir manuver dan terminal penumpang akan menggunakan sistem toll gate elektronik.

Masyarakat yang hendak masuk maupun keluar Pulau Bali melalui Pelabuhan Gilimanuk diimbau menyiapkan saldo e-money. Uji coba implementasi sistem pembayaran nontunai ini diharapkan dapat menekan kebocoran pendapatan asli daerah (PAD) dan mempercepat proses pelayanan di pintu masuk Bali.

“Inovasi ini merupakan hasil kolaborasi antara Pemkab Jembrana dengan PT Bank BPD Bali. Sesuai dengan timeline yang kami susun, sudah dilakukan uji coba implementasi toll gate. Astungkara semua berjalan dengan baik dan lancar,” ungkap Kadis PUPR Perhubungan Kabupaten Jembrana, I Wayan Sudiarta, saat dikonfirmasi, Sabtu (21/2/2026).

Uji coba pembayaran digital di pintu retribusi parkir manuver Pelabuhan Gilimanuk telah dimulai sejak Selasa (17/2). Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan rencananya meluncurkan penerapan sistem tersebut pada 24 Februari mendatang.

Sudiarta mengatakan digitalisasi ini bukan sekadar mengikuti tren, melainkan langkah strategis memperkuat tata kelola pemerintahan yang bersih. Sistem ini, dia berujar, menjadi bagian dari program Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (P2DD).

“Tujuan utamanya adalah peningkatkan kualitas pelayanan publik, mengoptimalkan PAD, serta menciptakan sistem pengelolaan retribusi yang lebih tertib dan terintegrasi. Selain itu lebih transparan,” imbuhnya.

Meski secara infrastruktur sistem sudah siap 100 persen, Sudiarta mengakui masih ada tantangan di lapangan. Berdasarkan hasil uji coba, masih banyak pengguna kendaraan roda dua yang belum memiliki kartu e-money.

“Petugas masih standby untuk membantu masyarakat jika tidak membawa e-money. Namun harapannya ke depan agar seluruhnya memiliki e-money untuk mempermudah,” jelas Sudiarta.

Sudiarta memastikan akan tetap memperhatikan kelancaran arus lalu lintas di area pelabuhan. Terlebih menjelang arus mudik Lebaran nanti.

“Saat arus mudik kami pasti berlakukan situasional untuk membuka portal jika terjadi kemacetan,” imbuhnya.

Saat ini, pusat data dan server pemantau telah dipusatkan di bangunan terminal penumpang Pelabuhan Gilimanuk. Pemkab Jembrana sedang menuntaskan proses settlement dan rekening penampungan dari pihak BPD Bali agar rincian pendapatan bisa terpantau secara real-time.