Denpasar –
Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Denpasar memprediksi jumlah kendaraan dan penumpang selama periode angkutan Lebaran 2026 naik 10 persen. Periode tersebut terhitung sejak beroperasinya Posko Terpadu di Terminal Ubung, Uma Anyar, dan Pelabuhan Serangan dari 13-29 Maret 2026 sejak
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Denpasar I Ketut Sriawan mengimbau warga untuk melakukan perjalanan mudik lebih awal. Terlebih, Hari Raya Idulfitri tahun ini berdekatan dengan pelaksanaan Hari Raya Nyepi di Bali.
“Saran kami, kalau memungkinkan mudik lebih awal. Jangan sampai mudik di saat pengerupukan atau pengarakan ogoh-ogoh. Karena tanggal 18 (Maret), lintasan akan dilalui ogoh-ogoh di seluruh Bali,” jelas Sriawan, Senin (9/3/2026).
Sriawan memprediksi sebanyak 134.246 penumpang jalur darat melakukan perjalanan mudik dari Denpasar. Sedangkan, penumpang yang datang atau turun di Denpasar diperkirakan berjumlah 103.782 orang.
“Kami mengantisipasi jangan sampai kekurangan seat penumpang, kekurangan sarana angkutan juga. Tujuannya mengantisipasi agar para operator mudik siap melayani calon pemudik,” imbuhnya.
Sriawan menjelaskan operasi angkutan Lebaran tahun ini secara umum masih sama dengan tahun sebelumnya. Meski begitu, dia berujar, Dishub Denpasar tetap memantau pergerakan kendaraan di titik-titik strategis yang kerap dilalui para pemudik.
“Karena ini merupakan kegiatan rutin yang ditingkatkan. Perlu lebih fokus perhatian kita karena pergerakan orang mudik yang meningkat. Tidak ada perubahan sistem. Karena Nyepi-Idulfitri (berdekatan), kami ingatkan agar berangkat lebih awal,” ujar Sriawan.
Sriawan optimistis periode mudik tahun ini berjalan lancar. Menurutnya, kapasitas kendaraan di Denpasar juga telah disiapkan.
Diketahui, arus penumpang yang naik di Terminal Ubung, Denpasar, pada angkutan Lebaran 2025 terjadi pada H+3 dengan total 369 penumpang. Sedangkan, puncak arus mudik di Pelabuhan Serangan terjadi pada H+2 sebanyak 1.047 penumpang.
