Daftar Isi
Denpasar –
Bulan Ramadhan dikenal sebagai bulan penuh ampunan, rahmat, dan keberkahan bagi umat Islam. Pada bulan ini, pahala amal ibadah dilipatgandakan. Selain itu, doa yang dipanjatkan juga diyakini lebih mudah dikabulkan oleh Allah SWT.
Karena itu, Muslim dianjurkan memperbanyak doa sepanjang Ramadan. Meski pada dasarnya doa bisa dipanjatkan kapan saja, terdapat beberapa waktu yang diyakini sebagai momen mustajab, yaitu waktu yang memiliki peluang lebih besar untuk dikabulkannya doa.
Berikut sejumlah waktu mustajab untuk berdoa di bulan Ramadhan yang penting diketahui.
1. Sepertiga Malam Terakhir atau Waktu Sahur
Sepertiga malam terakhir merupakan salah satu waktu terbaik untuk berdoa. Pada waktu ini, umat Islam dianjurkan memperbanyak ibadah seperti shalat tahajud, dzikir, dan doa.
Rasulullah SAW bersabda:
يَنْزِلُ رَبُّنَا تَبَارَكَ وَتَعَالَى كُلَّ لَيْلَةٍ إِلَى السَّمَاءِ الدُّنْيَا حِينَ يَبْقَى ثُلُثُ اللَّيْلِ الآخِرُ يَقُولُ مَنْ يَدْعُونِي فَأَسْتَجِيبَ لَهُ مَنْ يَسْأَلُنِي فَأُعْطِيَهُ مَنْ يَسْتَغْفِرُنِي فَأَغْفِرَ لَهُ
“Rabb kita Tabaraka wa Ta’ala turun setiap malam ke langit dunia ketika tersisa sepertiga malam terakhir, lalu Dia berfirman: Siapa yang berdoa kepadaKu, niscaya Aku kabulkan. Siapa yang meminta kepada-Ku, niscaya Aku beri. Siapa yang memohon ampun kepada-Ku, niscaya Aku ampuni.” (HR. Bukhari dan Muslim)
Selain itu, Rasulullah juga menganjurkan umatnya untuk bersahur karena terdapat keberkahan di dalamnya.
“Makan sahurlah kalian karena dalam makan sahur terdapat keberkahan.” (HR. Bukhari no 1923 dan Muslim no. 1095)
2. Saat Berpuasa Menjelang Berbuka
Waktu menjelang berbuka puasa juga menjadi salah satu momen mustajab untuk berdoa. Kondisi seorang Muslim yang sedang berpuasa, menahan lapar dan dahaga, menjadi keadaan yang penuh kerendahan hati di hadapan Allah.
ثَلاَثَةٌ لاَ تُرَدُّ دَعْوَتُهُمُ الإِمَامُ الْعَادِلُ وَالصَّائِمُ حِينَ يُفْطِرُ وَدَعْوَةُ الْمَظْلُومِ
“Thalaathatun laa turaddu da’watuhumu: al-imaamul ‘aadilu, was-shaa-imu heena yufthiru, wa da’watul mazhluumi.”
Artinya: “Ada tiga orang yang doanya tidak ditolak: (1) Pemimpin yang adil, (2) Orang yang berpuasa ketika dia berbuka, (3) Doa orang yang terzalimi,” (HR. Tirmidzi no. 3598)
3. Saat Berbuka Puasa
Momen berbuka puasa juga termasuk waktu mustajab untuk berdoa, terutama ketika matahari mulai terbenam dan sebelum seseorang menyantap makanan.
إِنَّ لِلصَّائِمِ عِنْدَ فِطْرِهِ لَدَعْوَةً مَا تُرَدُّ
Artinya: “Sesungguhnya doa orang yang berpuasa ketika berbuka tidak akan ditolak.” (HR. Ibnu Majah)
Para ulama menjelaskan bahwa kondisi seseorang yang baru saja menyelesaikan puasanya merupakan saat penuh kerendahan diri dan harapan kepada Allah SWT.
4. Malam Lailatul Qadar
Lailatul Qadar merupakan malam yang lebih baik dari seribu bulan. Malam ini terjadi pada salah satu malam ganjil di sepuluh hari terakhir Ramadhan.
Dalam sebuah hadits, Aisyah RA pernah bertanya kepada Rasulullah mengenai doa yang dianjurkan pada malam tersebut.
عَنْ عَائِشَةَ قَالَتْ قُلْتُ يَا رَسُولَ اللَّهِ أَرَأَيْتَ إِنْ عَلِمْتُ أَيُّ لَيْلَةٍ لَيْلَةُ الْقَدْرِ مَا أَقُولُ فِيهَا قَالَ قُولِي اللَّهُمَّ إِنَّكَ عَفُوٌّ تُحِبُّ الْعَفْوَ فَاعْفُ عَنِّي
Artinya: “Dari Aisyah radhiyallahu ‘anha, ia berkata: ‘Wahai Rasulullah, bagaimana jika aku mengetahui malam Lailatul Qadar, apa yang harus aku ucapkan?’ Rasulullah SAW menjawab: ‘Ucapkanlah: Allahumma innaka ‘afuwwun tuhibbul ‘afwa fa’fu ‘anni.'” (HR. Tirmidzi no. 3513 dan Ibnu Majah no. 3850)
5. Saat Adzan Berkumandang
Waktu adzan juga termasuk momen dianjurkannya berdoa. Rasulullah SAW menyebut doa pada saat ini jarang ditolak.
ثنتان لا تردان أو قلما تردان الدعاء عند النداء وعند البأس حين يلحم بعضهم بعضا
Artinya: “Doa tidak tertolak pada dua waktu atau minimal kecil kemungkinan tertolaknya, yaitu ketika adzan berkumandang dan saat perang berkecamuk.” (HR. Abu Daud)
6. Di Antara Adzan dan Iqamah
Jeda waktu antara adzan dan iqamah juga menjadi kesempatan yang dianjurkan untuk memperbanyak doa.
إِنَّ الدُّعَاءَ لَا يُرَدُّ بَيْنَ الْأَذَانِ وَالْإِقَامَةِ فَادْعُوْا
Artinya: “Sesungguhnya doa tidak tertolak di antara adzan dan iqamah, maka berdoalah.” (HR. Ahmad)
7. Saat Sujud dalam Shalat
Ketika sujud, seorang hamba berada dalam posisi paling dekat dengan Allah SWT. Karena itu, umat Muslim dianjurkan memperbanyak doa pada saat tersebut.
أَقْرَبُ مَا يَكُونُ الْعَبْدُ مِنْ رَبِّهِ وَهُوَ سَاجِدٌ فَأَكْثِرُوا الدُّعَاءَ
Artinya: “Kondisi hamba paling dekat dengan Rabbnya adalah ketika ia sedang sujud, maka perbanyaklah doa.” (HR. Muslim)
8. Sebelum Salam pada Shalat Wajib
Berdoa setelah tahiyat akhir dan sebelum salam dalam shalat juga termasuk waktu yang dianjurkan.
قيل يا رسول الله صلى الله عليه وسلم أي الدعاء أسمع قال جوف الليل الآخر ودبر الصلوات المكتوبات
Artinya: “Ada yang bertanya: Wahai Rasulullah, kapan doa kita didengar oleh Allah? Beliau bersabda: ‘Di akhir malam dan di akhir shalat wajib.'” (HR. Tirmidzi)
9. Pada Hari Jumat
Hari Jumat memiliki satu waktu istimewa yang diyakini sebagai saat dikabulkannya doa.
عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ أَنَّ رَسُولَ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ذَكَرَ يَوْمَ الْجُمُعَةِ فَقَالَ فِيهِ سَاعَةٌ لَا يُوَافِقُهَا عَبْدٌ مُسْلِمٌ وَهُوَ قَائِمٌ يُصَلِّي يَسْأَلُ اللهَ تَعَالَى شَيْئًا إِلَّا أَعْطَاهُ إِيَّاهُ
Artinya: “Pada hari Jumat terdapat satu waktu yang jika seorang Muslim berdoa pada saat itu, maka Allah akan mengabulkannya.” (HR. Bukhari)
10. Saat Hujan Turun
Turunnya hujan juga termasuk waktu yang dianjurkan untuk memperbanyak doa.
أُطْلُبُوا اسْتِجَابَةَ الدُّعَاءِ عِنْدَ الْتِقَاءِ الْجُيُوْشِ وَ إِقَامَةِ الصَّلَاةِ وَ نُزُوْلِ الْغَيْثِ
Artinya: “Carilah pengabulan doa saat bertemunya dua pasukan, ketika iqamah shalat, dan saat turunnya hujan.” (HR. Al-Hakim)
Ramadhan Jadi Momentum Perbanyak Doa
Ramadhan merupakan kesempatan bagi umat Muslim untuk meningkatkan kualitas ibadah dan mendekatkan diri kepada Allah SWT. Namun perlu dipahami bahwa doa tidak terbatas hanya pada waktu-waktu mustajab tersebut.
Umat Islam tetap dianjurkan berdoa kapan saja dan dalam kondisi apa pun. Meski demikian, mengetahui waktu-waktu mustajab dapat menjadi cara untuk memaksimalkan ibadah dan memperbanyak permohonan kepada Allah selama bulan Ramadhan.
