Badung –
Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai memprediksi akan melayani sekitar 1,1 juta penumpang selama periode libur Lebaran 2026. Periode angkutan Lebaran diperkirakan berlangsung selama 18 hari, mulai 13 Maret hingga 30 Maret 2026.
Airport Operation and Security Services Bandara I Gusti Ngurah Rai, Goentoro, menjelaskan jumlah penumpang diperkirakan mencapai 1.130.436 orang dengan 6.742 pergerakan pesawat.
“Jadi, kami prediksi selama 18 hari, kami akan melayani kurang lebih 1,1 juta penumpang dengan kurang lebih 6.700 movement,” ujar Goentoro, Minggu (8/3/2026).
Puncak arus mudik sendiri diproyeksikan terjadi pada 18 Maret 2026, sehari sebelum Nyepi, dengan jumlah pergerakan penumpang sekitar 71 ribu orang. Sementara puncak arus balik diperkirakan berlangsung pada 28 Maret 2026.
Untuk mendukung kelancaran arus penumpang, pengelola bandara akan mengoperasikan posko Angkutan Lebaran 2026 yang terdapat di dua lokasi. Posko utama ditempatkan di area kedatangan domestik, sementara posko kedua berada di pos lalu lintas sebelah barat Gedung Wisti Saba.
Pihak bandara juga mengerahkan sekitar 2.900 personel yang bertugas untuk memastikan kesiapan operasional mulai dari sisi udara, terminal, hingga fasilitas penunjang lainnya. Bandara juga memastikan operasional tetap berjalan selama 24 jam.
“Jadi kami mengerahkan kurang lebih 2.900 personel untuk membantu selama posko ini dan menyiapkan segala prosedur, memastikan kesiapan fasilitas mulai dari kesiapan sisi udara, terminal, dan sisi landscape-nya,” imbuhnya.
Pihak bandara juga optimistis akan terjadi pertumbuhan trafik sekitar 1 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
“Kami selama posko cukup optimistis akan ada pertumbuhan traffic kurang lebih 1% dibandingkan tahun lalu,” katanya.
Goentoro menjelaskan optimisme tersebut dipengaruhi oleh beberapa faktor, di antaranya kebijakan Work From Anywhere (WFA), libur sekolah, serta berdekatan dengan perayaan Hari Raya Nyepi yang jatuh pada 19 Maret 2026.
Selain itu, sejumlah maskapai juga telah mengajukan penambahan penerbangan (extra flight) selama periode Lebaran. Maskapai yang mengajukan tambahan penerbangan di antaranya Citilink, Lion Air, AirAsia, dan Pelita Air.
“Penambahan penerbangan untuk rute Cengkareng, Surabaya, kemudian Labuan Bajo dan Balikpapan,” ungkapnya.
