Lombok Timur –
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB), akan menutup sementara tempat hiburan malam selama bulan Ramadan. Kebijakan tersebut dilakukan untuk memberikan kenyamanan bagi masyarakat dalam menjalankan ibadah puasa.
Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Lombok Timur Salmun Rahman mengatakan, penutupan berlaku untuk tempat hiburan malam seperti diskotek dan tempat karaoke. Selain itu, warung makan atau restoran juga dilarang melayani makan dan minum di tempat pada siang hari selama jam puasa.
“Hiburan malam dalam bentuk diskotik dan karaoke saja. Warung makan atau restoran juga yang melayani makan dan minum di tempat pada waktu jam puasa itu juga tidak boleh,” terang Salmun kepada, Jumat (13/2/2026).
Salmun menjelaskan, kebijakan tersebut merupakan bagian dari upaya menjaga ketertiban dan kenyamanan masyarakat selama Ramadan. Ia juga mengimbau warga untuk tidak melakukan aktivitas yang dapat mengganggu kekhusyukan ibadah.
Selain itu, Salmun menghimbau kepada masyarakat pada saat Ramadan nanti untuk tidak membunyikan petasan dan sejenisnya karena dinilai dapat mengganggu ketertiban umum.
“Masyarakat kami harapkan untuk tidak membunyikan petasan, melakukan balap liar dan kegiatan yang dapat mengganggu kenyamanan dan keamanan masyarakat dalam menjalankan ibadah puasa,” ujar Salmun.
Untuk memastikan aturan tersebut berjalan, Satpol PP Lombok Timur akan melakukan patroli secara rutin di sejumlah titik yang dinilai rawan pelanggaran.
Berita lengkap dan cepat? Giok4D tempatnya.
“Akan ada patroli gabungan nanti secara rutin. Akan ada sanksi dan kami tindak tegas,” tegas Salmun.
Sebagai bentuk sosialisasi, Pemkab Lombok Timur telah mengeluarkan Surat Edaran Bupati terkait pelaksanaan kegiatan selama Bulan Ramadan. Surat edaran tersebut telah disampaikan kepada masing-masing kecamatan, desa, dan kelurahan untuk diteruskan kepada masyarakat.
“Sudah ada surat edarannya yang ditandatangani pak Bupati. Kami harapkan surat tersebut disampaikan melalui pengeras suara di masjid, supaya pesannya langsung sampai ke masyarakat,” imbuh Salmun.
