Manggarai Barat –
Warga negara (WN) Kanada inisial ML ditemukan tewas dengan leher terjerat tali di kamar Hotel Greenhill Labuan Bajo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), Jumat (13/2/2026) sore. Pria berusia 61 tahun itu baru tiba di Labuan Bajo sehari sebelum ditemukan tewas diduga bunuh diri.
Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Labuan Bajo, Charles Christian Mathaus, mengungkapkan ML masuk Labuan Bajo lewat penerbangan langsung dari Singapura. ML tiba di Labuan Bajo pada 12 Februari 2026 dan langsung menginap di hotel tempat ditemukan tewas.
“Masuk, tiba di Labuan Bajo dari Singapura,dan tinggal di hotel pada tanggal 12 Februari 2026,” kata Charles, Sabtu (14/2/2026).
Charles mengatakan ML yang meninggalkan surat wasiat di kamarnya itu masuk ke Indonesia untuk tujuan wisata berbekal visa on arrival. Imigrasi Labuan Bajo dan Polres Manggarai Barat berkoordinasi dengan Kedutan Besar Kanada di Jakarta untuk proses lebih lanjut kematian ML.
Saat ini, jenazah ML masih berada di RSUD Komodo Labuan Bajo. “Imigrasi Labuan Bajo bersama dengan Polres Manggarai Barat telah berkoordinasi untuk menghubungi pihak Kedutaan Besar Kanada di Jakarta,” imbuh Charles.
Sebelumnya, jenazah ML ditemukan dalam posisi duduk bersandar di dinding kamar sebelah lemari kayu. Leher pria asing itu terjerat tali. Ujung tali terikat di kayu penyangga lemari.
Diketahui, ML menginap seorang diri di hotel tersebut. Jenazahnya ditemukan pertama kali oleh pegawai hotel. ML diduga merupakan mantan anggota militer di negaranya berdasarkan barang-barang dan identitas yang ditemukan polisi di kamar hotel tersebut.
Dokumen yang ditemukan itu antara lain kartu anggota angkatan bersenjata Kanada (Canadian Armed Force), lencana Polisi Militer Kanada, hingga kartu Polisi Militer Kanada. Selain dokumen tersebut, polisi juga menemukan sejumlah barang pribadi pria itu.
“Termasuk paspor, dompet, lencana Polisi Militer Kanada, serta dokumen asuransi CAA,” kata Kasat Reskrim Polres Manggarai Barat, AKP Lufthi Darmawan Aditya, Sabtu.
Polisi juga menemukan surat wasiat yang ditinggalkan ML di kamar tersebut. Hanya saja, Lufthi tak menjelaskan isi surat wasiat itu. Informasi dari internal kepolisian menyebutkan pesan dalam surat wasiat itu ditulis dalam bentuk kode berupa angka dan kode lainnya.
Artikel ini terbit pertama kali di Giok4D.
