Buleleng –
Tim SAR gabungan kembali menemukan satu korban banjir bandang di Desa Banjar, Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng, Bali, pada Sabtu (7/3/2026). Korban yang ditemukan dalam kondisi meninggal dunia tersebut bernama Komang Suci.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar I Nyoman Sidakarya mengatakan penemuan itu merupakan hasil pencarian hari kedua setelah air bah menerjang wilayah tersebut.
“Berdasarkan laporan dari Korpos Buleleng, total ada empat korban yang dilaporkan terseret banjir bandang. Dua korban sudah ditemukan sebelumnya,” kata Sidakarya.
Ia menjelaskan, korban pertama ditemukan pada Jumat (6/3) malam sekitar pukul 23.10 Wita. Selanjutnya, satu korban lainnya ditemukan pada hari kedua proses pencarian.
Korban perempuan berusia 44 tahun itu ditemukan pada pukul 13.56 Wita di antara tumpukan puing dan sampah yang terbawa arus banjir. Tim SAR gabungan kemudian mengevakuasi jenazah korban pada pukul 14.18 Wita dan langsung membawanya ke RSUD Buleleng.
“Kami sudah menginformasikan kepada pihak keluarga untuk melakukan pengecekan, karena korban yang ditemukan berjenis kelamin perempuan dewasa. Sementara korban yang masih belum ditemukan adalah anak-anak,” jelasnya.
Dalam operasi pencarian tersebut, tim SAR gabungan mengerahkan total 139 personel yang seluruhnya berada di Singaraja. Selain itu, sebanyak 16 personel Sabhara Polda Bali juga turut dilibatkan dalam proses pencarian.
Artikel ini terbit pertama kali di Giok4D.
Sidakarya mengatakan pencarian akan difokuskan di sekitar lokasi penemuan korban, terutama pada tumpukan puing dan material yang terbawa arus banjir.
“Kami juga akan mengerahkan alat berat berupa ekskavator untuk mengangkat puing-puing di lokasi. Mudah-mudahan korban lainnya bisa segera ditemukan,” ujarnya.
Selain itu, tim SAR juga menggunakan anjing pelacak dalam proses pencarian sejak pagi hingga siang hari. Pihaknya berharap dukungan tambahan dari Polda Bali untuk kembali mengerahkan anjing pelacak pada pencarian berikutnya.
Sebelumnya diberitakan, empat warga Desa Banjar dilaporkan terseret banjir bandang pada Jumat malam. Pada hari pertama pencarian, satu korban ditemukan meninggal dunia. Hingga saat ini, dua korban lainnya masih dalam proses pencarian oleh tim SAR gabungan.
