Buleleng –
Sebuah rumah warga di wilayah Kecamatan Busungbiu, Kabupaten Buleleng, dilalap api pada Selasa (10/2/2026) dini hari. Peristiwa kebakaran tersebut terjadi sekitar pukul 01.20 Wita di Jalan Raya Busungbiu-Pupuan, Desa Kedis.
Kasi Humas Polres Buleleng Iptu Yohana Rosalin Diaz saat dikonfirmasi memaparkan bahwa kebakaran pertama kali diketahui oleh tetangga korban.
“Berdasarkan laporan dari Polsek Busungbiu, kejadiannya sekitar pukul 01.20 Wita, ada tetangga yang melihat api sudah membesar di rumah korban. kemudian memberitahukan kepada korban sekaligus meminta bantuan warga sekitar untuk memadamkan api dengan alat seadanya,” paparnya, Selasa (10/2/2026).
Korban dalam kejadian tersebut diketahui bernama Komang Febrianto (42), seorang warga Banjar Dinas Kanginan, Desa Kekeran, Kecamatan Busungbiu. Api dengan cepat membesar dan menghanguskan sebagian besar isi rumah korban.
Upaya pemadaman awal dilakukan oleh warga sekitar sebelum satu mobil pemadam kebakaran dari Pos Damkar Seririt tiba di lokasi sekitar pukul 02.30 Wita. Api akhirnya berhasil dipadamkan sepenuhnya sekitar pukul 03.00 Wita.
Yohana menambahkan, berdasarkan keterangan saksi dan hasil pemeriksaan awal di lokasi kejadian, kebakaran diduga dipicu oleh percikan bara api dari dupa yang digunakan korban saat melakukan persembahyangan di dalam rumah.
“Diduga bara api dupa jatuh ke tempat tidur sehingga memicu kebakaran. Namun demikian, penyebab pasti masih didalami,” ujarnya.
Akibat kejadian tersebut, tidak terdapat korban jiwa. Namun kerugian material diperkirakan mencapai Rp 150 juta. Sejumlah barang berharga dilaporkan terbakar, di antaranya dua unit kulkas, dua unit spring bed, televisi, kompor gas, speaker aktif, dispenser, kipas angin, perhiasan, berbagai surat penting seperti akta kelahiran, akta perkawinan, kartu keluarga, BPKB sepeda motor, dan ijazah.
Sebagai langkah antisipasi pihak kepolisian mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati dalam penggunaan api khususnya saat melakukan aktivitas persembahyangan di dalam rumah, guna mencegah kejadian serupa.
