Lombok Barat –
Remaja di Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB), diwanti-wanti tak menggelar taruhan adu panco dan balap lari saat bulan puasa. Para remaja di Lombok Barat biasanya menggelar taruhan itu pada malam hari saat Ramadan.
“Iya anak-anak muda itu, ada indikasinya (taruhan),” kata Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) Lombok Barat, I Ketut Rauh, Rabu (18/2/2026).
Rauh mengungkapkan sudah memetakan beberapa lokasi yang diduga kerap dijadikan tempat taruhan adu panco oleh para remaja. Salah satu lokasinya adalah di depan Kantor Inspektorat Lombok Barat.
“Malah kemarin-kemarin sebelum bulan puasa sudah ada. Cuman kami sudah lakukan penindakan. Nanti kami lihat lagi apakah masih ada (saat puasa),” terang Rauh.
Selain itu, Rauh juga telah memetakan beberapa kecamatan yang diduga menjadi tempat terjadinya taruhan balap lari oleh anak muda. Sepanjang jalan Kecamatan Batu Layar dilaporkan menjadi salah lokasi favorit taruhan tersebut.
“Ini berdasarkan hasil rapat dengan semua camat. Beberapa camat juga menyampaikan hal itu, terutama itu di daerah Batu Layar. Yang lainnya ada (potensi), tetapi maraknya di Batu Layar,” ungkap Rauh.
Menurut Rauh, tindakan taruhan tersebut biasanya dilakukan mulai selesai tarawih hingga dini hari atau sebelum imsak tiba. Guna mengantisipasi hal itu, Rauh menyiapkan regu untuk melakukan patroli.
Rauh menegaskan akan melakukan penertiban jika menemukan tindakan tersebut sebab dapat mengganggu pengendara di jalan dan kenyamanan masyarakat saat beribadah malam hari. Namun, menurut Rauh, mereka biasanya langsung kabur ketika petugas datang.
Rauh mengimbau orang tua untuk meminta anaknya agar langsung balik ke rumah atau melanjutkan ibadah di masjid masing-masing seusai tarawih. Hal ini dilakukan untuk menghindari berbagai kegiatan negatif, seperti taruhan panco dan balap lari.
