Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Nusa Tenggara Timur (NTT) memperbaiki jalan sepanjang 46,92 kilometer (km) sepanjang 2025. Panjang jalan yang dibenahi itu sesuai Bidang Bina Marga Dinas PUPR NTT.
“Penanganan tersebut mencakup pemeliharaan berkala, rekonstruksi, dan pemeliharaan rutin,” kata Kepala Dinas PUPR NTT, Benyamin Nahak, saat rapat kerja jasa konstruksi di Aula Fernandez, Kantor Gubernur NTT, Selasa, (13/1/2026).
Total panjang jalan di NTT kini mencapai 2.687,31 km. Menurut Nahak, persentase jalan mantap terus meningkat. Terdapat 33 paket pekerjaan jalan yang dikerjakan dengan total anggaran sekitar Rp 96,5 miliar.
“Pekerjaan tersebut tersebar hampir di seluruh kabupaten/kota, mulai dari Kota Kupang, wilayah Sumba dan Flores hingga Alor, Rote Ndao, Sabu Raijua, dan Timor,” jelas Nahak.
Sementara data Bidang Cipta Karya PUPR NTT, terdapat 11 paket pengerjaan dengan nilai anggaran lebih dari Rp 2 miliar pada 2025. Paket tersebut didominasi pengembangan dan pengawasan jaringan perpipaan air bersih, penyusunan detail engineering design (DED), serta studi kelayakan sistem penyediaan air minum di Kota Kupang dan sejumlah kabupaten seperti Sikka, Malaka, Timor Tengah Selatan, Ende, dan Nagekeo.
Nahak mengatakan program itu secara khusus menyasar wilayah prioritas penanganan stunting dan kemiskinan. “Ini menegaskan posisi infrastruktur dasar sebagai instrumen peningkatan kualitas hidup masyarakat,” tegasnya.
