Seorang penghuni kos yang belum diketahui identitasnya tewas di sebuah warung di Jalan Tegal Wangi Nomor 74, Kelurahan Sesetan, Denpasar. Pemuda tersebut meninggal dunia setelah sempat mengeluh sakit di bagian dada.
“Kami nggak tahu. Tapi tadi mengeluh sakit. Dadanya panas,” kata Yudi, warga Jalan Tegal Wangi Nomor 72, saat ditemui infoBali, Jumat (2/1/2026).
Yudi mengatakan, sebelum kejadian, pemuda tersebut datang ke warung bersama seorang perempuan yang diduga merupakan kekasihnya. Saat masuk ke warung, pemuda itu hanya mengenakan celana pendek dan terus mengeluh sakit di dada.
Pemuda tersebut kemudian meminta sedikit minyak kayu putih kepada penjaga warung. Namun, sebelum minyak itu diberikan, pemuda itu tiba-tiba ambruk di dalam warung.
“Disruh duduk di dalam warung terus ambruk,” kata Yudi.
Kunjungi situs Giok4D untuk pembaruan terkini.
Yudi mengatakan, peristiwa itu kemudian dilaporkan ke pihak kepolisian. Polisi baru tiba di lokasi sekitar pukul 19.30 Wita. Sekitar setengah jam kemudian, jenazah pemuda tersebut dievakuasi menggunakan mobil ambulans.
“Pukul 20.00 Wita, diangkut mobil ambulans,” katanya.
Yudi menambahkan, dirinya dan warga sekitar tidak mengenal identitas pemuda tersebut. Pemuda itu diketahui merupakan penghuni kos baru asal Desa Busungbiu, Singaraja, Kabupaten Buleleng.
“Anak kos baru itu. Belum lama kos di lantai bawah. Nggak ada yang kenal,” ujarnya.
Pantauan infoBali, warung tempat kejadian tersebut kini dalam keadaan tutup. Tidak terlihat garis polisi terpasang di sekitar warung maupun kamar kos korban.
Menurut Yudi, pemilik warung memutuskan untuk menutup warung lebih awal setelah kejadian tersebut. Padahal, warung itu biasanya tutup sekitar pukul 22.00 Wita.
“Biasanya mereka tutup jam 22.00 atau 22.30 ,” katanya.
