Penampakan Robot Polisi yang Mulai Bertugas di China, Era Baru Dimulai

Posted on

Penampakan sosok robot berseragam polisi di tengah persimpangan jalan Kota Wuhu, China Timur, sempat membuat pengguna jalan tertegun. Bukan bagian dari pameran teknologi, robot tersebut resmi bertugas sebagai polisi lalu lintas, membantu mengatur arus kendaraan sekaligus menegakkan aturan di jalan raya.

Menukil infoInet, robot polisi inovatif itu untuk pertama kalinya ditempatkan di Kota Wuhu, Provinsi Anhui. Tak sekadar menjadi daya tarik visual, perangkat berteknologi tinggi tersebut memiliki kewenangan penuh dalam menjaga ketertiban dan melakukan penindakan hukum berbasis sistem cerdas.

Di sejumlah persimpangan utama kota, robot yang mengenakan seragam lengkap dengan logo resmi dan nomor petugas itu terlihat bekerja berdampingan dengan polisi manusia. Kehadirannya menandai babak baru pemanfaatan teknologi pintar dalam pengamanan lalu lintas perkotaan.

Robot tersebut tidak beroperasi secara statis. Ia dipasang di atas platform mobile yang memungkinkannya bergerak secara mandiri ke titik-titik strategis. Dengan kemampuan rotasi platform, robot mampu mengarahkan arus lalu lintas dari berbagai arah secara presisi, sehingga membantu mengurai kepadatan di kawasan rawan macet.

“Saya pikir ini sangat berteknologi tinggi karena bisa bergerak secara independen dan juga mengarahkan lalu lintas di tengah jalan,” kata Wang Ruohan, warga setempat, dikutip dari Bastillepost.

Dirancang untuk menjawab kebutuhan pengelolaan lalu lintas dengan intensitas tinggi, robot ini memiliki empat skenario aplikasi utama. Pertama, mempopulerkan peraturan lalu lintas kepada masyarakat.

Kedua, mengoordinasikan komando lalu lintas di persimpangan. Ketiga, mengidentifikasi secara cerdas serta menasihati perilaku pengguna jalan yang tidak beradab. Keempat, secara otomatis menangkap dan mengumpulkan bukti pelanggaran.

Robot polisi lalu lintas ini terhubung langsung dengan lampu lalu lintas dan sistem manajemen lalu lintas. Konektivitas tersebut memungkinkan robot membantu petugas manusia menangani tugas-tugas repetitif, terutama pada jam sibuk.

Menurut petugas kepolisian lalu lintas, kehadiran robot tersebut membuat penegakan hukum dan pelayanan di lapangan menjadi lebih efisien.

“Ia bisa bekerja sama erat dengan kami, polisi lalu lintas manusia, berdasarkan sistem lampu lalu lintas kami untuk mengarahkan lalu lintas secara otonom. Saat bertugas di wilayah kami, ia juga bisa mengidentifikasi pelanggaran oleh kendaraan non-motor,” ujar Jiang Zihao, instruktur dari Skuadron Pertama Brigade Jiujiang Detasemen Manajemen Lalu Lintas Biro Keamanan Publik Kota Wuhu.

Artikel ini telah tayang di infoInet. Baca selengkapnya