Ngada –
Mayat laki-laki ditemukan tergeletak di pantai Laja’a, Desa Lamantu, Kecamatan Pasimarannu, Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan (Sulsel). Mayat dengan tinggi badan sekitar 156 cm itu ditemukan nelayan setempat dalam kondisi membengkak dan tanpa pakaian. Tak ada tanda-tanda khusus pada mayat tersebut
Pihak kepolisian menduga mayat tanpa identitas itu nelayan asal Kampung Bekek, Desa Tadho, Kecamatan Riung, Ngada Nusa Tenggara Timur (NTT). Nelayan bernama La Ode Alamin (31) itu sebelumnya dilaporkan hilang saat memancing tuna menggunakan sampan di perairan Riung, Ngada pada 3 Februari 2026.
“Kami menyampaikan kepada keluarga tentang penemuan mayat di Kepulauan Selayar itu,” kata Kapolsek Riung, Ipda Martinus Riang, Senin (16/2/2026).
Mayat itu ditemukan pada Minggu (15/2/2026). Martinus mengatakan pihaknya mendapat laporan dari kepolisian di Kepulauan Selayar terkait penemuan mayat itu. Sebelumnya Polsek Riung menginformasikan tentang La Ode yang hilang saat melaut kepada pihak kepolisian di Kepulauan Selayar.
La Ode, dia berujar, bisa saja terdampar di perairan Kepulauan Selayar karena lokasinya berbatasan dengan perairan Riung. “Tempat dia memancing itu berbatasan dengan perairan Kepulauan Selayar,” terang Martinus.
Pihak kepolisian juga menduga mayat itu adalah La Ode. Sebab, pihak kepolisian di Kepulauan Selayar tak mendapat laporan orang hilang sebelumnya. Kepolisian setempat hanya menerima laporan dari Polsek Riung tentang La Ode yang hilang saat memancing.
Ia mengatakan mayat tersebut sudah dimakamkan di Kepulauan Selayar karena mempertimbangkan kondisinya. Pihak kepolisian membuka kesempatan bagi keluarga nelayan yang hilang di Riung itu untuk melakukan identifikasi mayat tersebut. “Mungkin nanti tes DNA,” ujar Martinus.
Diberitakan sebelumnya, La Ode dilaporkan hilang saat pergi memancing tuna menggunakan sampan di perairan Riung, Selasa (3/2/2026) sekitar pukul 05.00 Wita. Keluarga sudah mencari ke sejumlah lokasi menggunakan perahu namun La Ode belum ditemukan
