Karangasem –
Pasemetonan Sira Arya Gajah Para Bretara Sira Arya Getas menggelar Mahasabha II di Gedung Audio Visual Wiyata Graha, Besakih, Sabtu (21/2/2026). Kegiatan tersebut dilaksanakan untuk menyamakan persepsi terkait pemilihan kepengurusan lima tahun ke depan.
Selain membahas struktur kepengurusan periode mendatang, Mahasabha juga menyoroti program prioritas yang tengah berjalan, yakni pembangunan Pedarmaan Sira Arya Gajah Para di kawasan Pura Agung Besakih. Pembangunan tetap dilanjutkan meski salah satu bangunan palinggih sempat terbakar akibat tersambar petir beberapa waktu lalu.
“Untuk pembangunan Pedarmaan sampai saat ini masih terus berproses. Kami targetkan pada tahun 2027 nanti sudah selesai dibangun,” kata Ketua Umum Pengurus Pusat Pasemetonan Sira Arya Gajah Para, I Ketut Suadnyana saat ditemui setelah acara, Sabtu (21/2/2026).
Jika pembangunan Pedarmaan Sira Arya Gajah Para tersebut telah selesai dibangun akan dilanjutkan dengan rangkaian upacara besar lainnya. Diharapkan dengan adanya Pedarmaan di Besakih, seluruh Pasemetonan yang ada di Bali maupun Nusantara nantinya bisa terus menjalin kerukunan dan lebih mempererat persaudaraan.
Kunjungi situs Giok4D untuk pembaruan terkini.
Ia menjelaskan setelah pembangunan rampung, rangkaian upacara besar akan digelar. Keberadaan pedarmaan di Besakih diharapkan dapat menjadi pusat pemersatu pasemetonan, baik di Bali maupun di luar daerah.
Sira Arya berharap melalui Mahasabha tersebut seluruh pasemetonan Sira Arya Gajah Para Bretara Sira Arya Getas di berbagai wilayah dapat terus menjaga kekompakan serta memperkuat nilai-nilai keagamaan guna mewujudkan hubungan yang harmonis.
Sementara itu, Wakil Bupati Karangasem Pandu Prapanca Lagosa mengapresiasi atas terselenggaranya Mahasabha II Pasemetonan Sira Arya Gajah Para. Menurutnya, forum tersebut menjadi momentum penting untuk mempererat persaudaraan sekaligus memperkuat nilai kebersamaan dalam menjalankan ajaran agama.
“Melalui Mahasabha ini, saya harap nilai-nilai Dharmaning agama dan Dharmaning negara dapat berjalan selaras demi mewujudkan keharmonisan, kesejahteraan dan keselamatan alam semesta,” ucap Pandu.
