Lagi, Jenazah Diduga Korban KMP Tunu Ditemukan Mengapung di Selat Bali

Posted on

Jembrana

Sesosok mayat kembali ditemukan mengapung di perairan Selat Bali, tepatnya di sisi utara Dermaga LCM Pelabuhan Gilimanuk, Jembrana, Bali. Jenazah tersebut ditemukan tak lama setelah penemuan pertama di hari yang sama. Mayat tersebut diduga korban KMP Tunu Pratama Jaya.

Penemuan mayat ini bermula saat seorang nelayan asal Gilimanuk bernama Edi (50) melihat benda mencurigakan di tengah laut. Setelah didekati, benda tersebut ternyata merupakan jasad manusia.

Pos TNI Angkatan Laut (Pos AL) Gilimanuk menerima laporan penemuan mayat tersebut sekitar pukul 14.25 Wita. Lokasi penemuan berada di jarak sekitar 300 meter dari pelabuhan atau tepatnya 20 meter dari lampu suar (buoy) berwarna merah-kuning.

“Pos AL Gilimanuk kembali menerima informasi penemuan jenazah oleh nelayan. Lokasinya berada di sisi utara Pelabuhan LCM Gilimanuk,” ungkap Komandan Pos Angkatan Laut (Danpos AL) Gilimanuk, Lettu Laut (P) Yuli Prasetyo, saat dikonfirmasi, Minggu (1/2/2026).

Mendapat laporan tersebut, petugas Posal Gilimanuk langsung melakukan koordinasi dengan instansi terkait. Proses evakuasi melibatkan Satpolair Polres Banyuwangi dan Ditpolair Polda Bali.

Selama proses persiapan evakuasi, petugas terus melakukan monitoring posisi jenazah melalui jalur darat. Petugas juga menjalin komunikasi intensif dengan nelayan tersebut agar posisi jenazah tidak hilang terbawa arus kuat Selat Bali.

Setelah melakukan penyisiran, tim gabungan akhirnya berhasil menjangkau korban. Jenazah berhasil dievakuasi menuju Dermaga MB 3 Gilimanuk sekitar pukul 16.00 Wita.

“Kondisi jenazah hancur dengan celana hitam yang masih menempel,” papar Yuli.

Hingga saat ini, petugas masih berupaya mengidentifikasi identitas jenazah tersebut. Jenazah telah dibawa ke Banyuwangi, Jawa Timur, untuk pemeriksaan lebih lanjut.

“Dugaan sementara jenazah merupakan salah satu korban KMP Tunu Pratama Jaya karena saat ini masih adanya kegiatan pengangkatan bangkai kapal,” tandas Yuli.

Sebelumnya, satu mayat tanpa identitas juga ditemukan mengapung di perairan Selat Bali pada Minggu pagi. Kondisi jasad mengenaskan dengan bagian kepala, kedua tangan, dan telapak kaki yang sudah terlepas.

Penemuan tersebut terjadi sekitar pukul 07.15 Wita. Saat itu, personel tengah melaksanakan patroli laut rutin di sekitar perairan Selat Bali. Berdasarkan pemeriksaan awal, jenazah berjenis kelamin laki-laki tersebut ditemukan dalam kondisi bagian tubuh yang tidak lengkap.