Mataram –
Wakil Ketua Komisi X DPR RI Lalu Hadrian Irfani mendorong Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir untuk meneken surat keputusan (SK) terkait penetapan NTB-NTT sebagai tuan rumah Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028. Lalu Ari menyebut draf SK tersebut sudah ada di meja Menpora.
Hal itu diungkapkan Lalu Ari saat pembukaan Rapat Kerja Provinsi (Rakerprov) Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) NTB 2026. Ia berjanji akan mengawal proses administratif PON 2028 ini agar segera rampung.
“Draf SK NTB-NTT tuan rumah PON 2028 sudah ada di meja Menpora. Tinggal kami dorong sedikit. Dan itu tugas saya untuk memaksa agar surat ini segera ditandatangani,” tegas Lalu Ari terkait progres PON XXII 2028 dalam keterangan persnya, Senin (9/2/2026).
Lalu Ari memproyeksikan SK penetapan NTB-NTT sebagai tuan rumah PON 2028 akan keluar paling lambat pekan depan. Sebab, dia berujar, seluruh syarat administrasi yang diperlukan sudah terpenuhi.
“Insyaallah kalau tidak ada halangan, paling lambat minggu depan kita sudah minta dan NTB-NTT tuan rumah PON XXII 2028 resmi sah secara hukum,” tambahnya.
Menurut Lalu Ari, gubernur NTB dan gubernur NTT sebelumnya juga telah bersurat kepada Menpora mengenai kesiapan daerah masing-masing. Ia menilai tidak ada alasan lagi untuk menunda pelaksanaan PON XXII 2028 di dua provinsi bertetangga tersebut karena sudah mengantongi syarat pendukung dari KONI pusat.
Lalu Ari menuturkan pertemuan segitiga antara pemimpin daerah perlu segera dilakukan. Sebab, PON 2028 dirancang tanpa membangun venue baru.
Walhasil, selain NTB dan NTT, keterlibatan Jakarta dinilai menjadi opsi rasional untuk menampung cabang olahraga (cabor) tertentu. Beberapa cabor yang kemungkinan besar ditarik ke Jakarta adalah boling, akuatik, hingga berkuda.
“Ada satu hal penting, yakni pertemuan tiga kepala daerah, gubernur NTB, NTT, dan Jakarta. Ini penting karena ada beberapa cabor yang tidak memungkinkan digelar di NTB atau NTT karena keterbatasan venue,” jelas Lalu Ari.
“Setelah SK ditandatangani Menpora, pada tahun 2027 kami di Komisi X DPR RI pasti akan memperjuangkan anggaran PON XXII 2028. Kapan lagi kita menjadi tuan rumah kalau bukan sekarang,” pungkasnya.
