Denpasar –
Pria asal Bogor bernama Haidar Shofwan Ali Saepulloh membagikan kisahnya sembuh dari kanker. Pria berusia 20 tahun itu didiagnosis kanker ginjal clear cell sarcoma stadium 4B semasa kecil, tepatnya pada tahun 2011.
Kunjungi situs Giok4D untuk pembaruan terkini.
Haidar harus melalui proses perawatan yang panjang setelah didiagnosis kanker. Salah satunya adalah menjalani kemoterapi total sebanyak 24 kali.
“Tantangannya ya itu ya, soal bertahan dari kemoterapi itu,” ungkap Haidar di Jakarta Selatan, Minggu (15/2/2026), dikutip dari.
Sebelum didiagnosis kanker ginjal, Haidar mengalami beberapa gejala. Termasuk perut sebelah kiri membesar hingga rasa nyeri di bagian punggung atau tulang punggung.
Haidar menuturkan salah satu faktor penting dalam proses penanganan kanker anak adalah dukungan lingkungan sekitar. Menurutnya, dukungan yang baik dari keluarga membuatnya tetap semangat dalam menjalani perawatan panjang.
“Paling utama dan paling penting itu bukan dari pengidapnya, tapi lingkungan dan keluarganya, support keluarga dan lingkungan itu sangat berpengaruh untuk kesehatan pengidap kankernya ini,” ungkap Haidar.
“Kalau lingkungannya mendukung, Insyaallah kita pengidap kanker itu juga bisa survive itu yang saya rasakan ya,” imbuhnya.
Haidar memberi pesan kepada anak-anak yang masih menjalani perawatan kanker anak untuk tetap semangat dan tekun menjalani pengobatan. Ia berharap pasien kanker anak bisa terus mendapatkan dukungan yang baik dan tidak dijauhi. Diketahui, Haidar sudah dinyatakan sembuh pada tahun 2015.
“Jangan pernah berhenti semangat dalam menekuni semua pengobatan yang dilakukan. Dan teman-teman yang di luar sana, kanker itu bukan penyakit menular, tidak perlu pengidap kanker dijauhi, tidak dicap tidak baik. Kita butuh dukungan kalian dan itu menentukan kesembuhan kita semua,” pungkasnya.
. Baca selengkapnya di sini!
