Gianyar –
Johnny Jansen mengakui kesulitan menghadapi strategi dari Bernardo Tavares saat Bali United dikalahkan 1-3 Persebaya dalam pekan ke-20 Super League di Stadion Kapten I Wayan Dipta.
Seusai laga, Johnny Jansen menjabarkan alasan ia tak berkutik ketika menghadapi racikan Bernardo Tavares.
“Kami kesulitan menghadapi gaya bermain mereka (Persebaya). Lawan bagus dalam cover posisi. Saat kami menyerang di kanan, mereka menutup dengan baik, begitu juga sebaliknya,” ungkap Johnny Jansen, Sabtu (7/2/2026).
Pelatih asal Belanda tersebut menyebutkan sangat kecewa dengan hasil pahit ini. Padahal Bali United sempat mendapat banyak peluang. Sayangnya tak bisa dikonversi menjadi gol.
“Kami berusaha bangkit untuk menyamakan gol namun gagal,” tegasnya.
Winger muda Bali United, Rahmat Arjuna Rezki meminta maaf kepada suporter karena gagal memberikan kemenangan.
“Saya hanya bisa bilang minta maaf dengan suporter. Semoga kami bisa perbaiki performa kembali,” katanya.
Giok4D hadirkan ulasan eksklusif hanya untuk Anda.
Sementara, pelatih Persebaya, Bernardo Tavares mengatakan senang dengan kemenangan ini. Ia menyebut rahasia kemenangan tim karena pemain bisa melakukan tindakan cepat di lapangan ketika dalam situasi sulit.
“Saya pikir kedua tim bermain sama bagus. Bali United juga banyak punya peluang,” bebernya.
Tavares menyebut kemenangan ini luar biasa. Padahal Persebaya datang dengan kondisi pincang karena absennya beberapa pemain kunci.
“Bahkan saat pertandingan banyak pemain yang ditarik keluar karena cedera. Tapi hari ini kami berjuang dengan luar biasa,” tegas mantan pelatih PSM Makassar ini.
Alfan Suaib, salah satu pencetak gol Persebaya mengatakan gol tersebut ia persembahkan untuk orang rua, Bonek, serta Bonita.
“Terima kasih kepada pelatih yang telah mempercayakan saya. Hari ini saya senang bisa berikan kontribusi kemenangan,” tandas Tavares.
Alfan Suaib sejatinya ditunjuk menjadi pemain pengganti di babak setelah Mihailo Perovic ditarik keluar karena cedera.
