Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Buleleng hingga menyebabkan banjir di jalur utama Singaraja-Denpasar, tepatnya di Desa Pancasari, Kecamatan Sukasada, Minggu (11/1/2026) sore. Genangan yang cukup tinggi di sekitar depan gate Bali Handara sempat menghambat arus lalu lintas.
Menindaklanjuti kondisi tersebut, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Buleleng langsung turun ke lokasi untuk melakukan pengaturan arus dan membantu warga yang terdampak banjir. Evakuasi dimulai sekitar pukul 16.00 Wita hingga situasi dinyatakan aman.
Kasi Humas Polres Buleleng Iptu Yohana Rosalin Diaz mengatakan hujan lebat menyebabkan air meluap ke badan jalan sehingga membahayakan pengguna jalan. “Personel Satlantas melakukan pengaturan lalu lintas dan membantu masyarakat yang kesulitan melintas akibat genangan air,” kata Yohana.
Bahkan, sejumlah warga terpaksa digendong oleh petugas agar bisa melewati banjir dengan aman. Polisi juga mengatur arus kendaraan secara bergantian untuk menghindari kendaraan mogok dan mencegah terjadinya kecelakaan.
Kasat Lantas Polres Buleleng AKP Bachtiar Arifin mengatakan selain mengurai kemacetan, petugas juga memberikan imbauan kepada pengendara agar mengurangi kecepatan dan lebih waspada saat melintasi genangan.
“Keberadaan polisi di tengah masyarakat saat kondisi seperti ini adalah bentuk pelayanan dan kepedulian Polri,” ujar Yohana.
Setelah dilakukan penanganan, arus lalu lintas di jalur Singaraja-Denpasar berangsur normal. Tidak dilaporkan adanya kecelakaan lalu lintas selama kejadian banjir tersebut.
Polres Buleleng mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi banjir dan cuaca ekstrem selama musim hujan, serta selalu mematuhi arahan petugas demi keselamatan bersama.
