Pelatih tim B sepakbola Wanita Valencia CF, Fernando Martin Carreras, bersama dua anak laki-lakinya, hingga kini belum ditemukan dalam operasi pencarian korban tenggelamnya kapal pinisi Putri Sakinah di Selat Pulau Padar, Taman Nasional Komodo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT). Hingga hari kesembilan pencarian, Sabtu (3/1/2026), hasilnya masih nihil.
Pencarian terhadap tiga korban tersebut telah diperpanjang selama tiga hari. Namun, hanya tersisa satu hari lagi sebelum operasi SAR resmi dihentikan. Pencarian terakhir dijadwalkan berlangsung pada Minggu (4/1/2026).
“Hasil pencarian sampai dengan hari ini nihil,” kata Kepala Kantor Basarnas Maumere selaku SAR Mission Coordinator, Fathur Rahman, Sabtu (2/1/2026) malam.
“Untuk titik badan kapal sendiri belum diketemukan sama sekali,” lanjut dia.
Selain korban, keberadaan bangkai kapal pinisi Putri Sakinah juga belum diketahui. Fathur menyebut ada kemungkinan korban masih berada di dalam kabin kapal.
“Kalau dianalisa ya kita nggak tahu posisinya karena pada saat tenggelam pun kami sudah upaya untuk melakukan pencarian dan termasuk titik-titik yang diduga itu pun kita sudah lakukan penyelaman termasuk menggunakan sonar pun sudah dilaksanakan,” jelas Fathur.
Selama sembilan hari pencarian, Tim SAR gabungan menemukan sejumlah barang milik kapal pinisi Putri Sakinah. Namun, tiga korban dan bangkai kapal masih belum ditemukan.
Barang-barang yang ditemukan di antaranya life jaket, ring buoy, tabung gas, serta tempat duduk berbahan spon. Tim SAR juga dua kali menemukan serpihan badan kapal yang terapung.
“Barang-barang yang didapatkan ada beberapa kayak life jaket, ringbuoy, tabung gas termasuk juga tempat duduk yang dari spon,” kata Fathur.
Sementara itu, barang milik para korban belum ditemukan.
Tiga korban yang hingga kini belum ditemukan adalah Fernando Martin Carreras serta dua anak laki-lakinya yang masing-masing berusia 9 dan 10 tahun. Fathur tidak menampik kemungkinan ketiganya masih terjebak di dalam kabin kapal.
“Karena informasi awal adalah dari nahkoda itu korban masih ada di dalam kapal. Itu lagi tiga orang yang belum ditemukan. Kemungkinan seperti itu (tiga korban masih dalam kapal),” jelas Fathur.
Ia menambahkan, selama sembilan hari pencarian, tim SAR gabungan telah mengerahkan belasan penyelam untuk pencarian bawah air. Penyisiran permukaan juga dilakukan dengan belasan kapal dari berbagai unsur SAR.
Kapal KN Puntadewa 250 milik Basarnas telah dikerahkan sejak 28 Desember lalu. Selain itu, pencarian juga melibatkan penggunaan peralatan canggih seperti drone thermal dan sonar.
Pencarian korban akan dilanjutkan pada Minggu (4/1/2026) yang menjadi hari terakhir operasi pencarian.
Bangkai Kapal Belum Ditemukan
Temuan Barang
Korban Diduga Masih dalam Kapal
Selama sembilan hari pencarian, Tim SAR gabungan menemukan sejumlah barang milik kapal pinisi Putri Sakinah. Namun, tiga korban dan bangkai kapal masih belum ditemukan.
Barang-barang yang ditemukan di antaranya life jaket, ring buoy, tabung gas, serta tempat duduk berbahan spon. Tim SAR juga dua kali menemukan serpihan badan kapal yang terapung.
“Barang-barang yang didapatkan ada beberapa kayak life jaket, ringbuoy, tabung gas termasuk juga tempat duduk yang dari spon,” kata Fathur.
Sementara itu, barang milik para korban belum ditemukan.
Tiga korban yang hingga kini belum ditemukan adalah Fernando Martin Carreras serta dua anak laki-lakinya yang masing-masing berusia 9 dan 10 tahun. Fathur tidak menampik kemungkinan ketiganya masih terjebak di dalam kabin kapal.
“Karena informasi awal adalah dari nahkoda itu korban masih ada di dalam kapal. Itu lagi tiga orang yang belum ditemukan. Kemungkinan seperti itu (tiga korban masih dalam kapal),” jelas Fathur.
Ia menambahkan, selama sembilan hari pencarian, tim SAR gabungan telah mengerahkan belasan penyelam untuk pencarian bawah air. Penyisiran permukaan juga dilakukan dengan belasan kapal dari berbagai unsur SAR.
Kapal KN Puntadewa 250 milik Basarnas telah dikerahkan sejak 28 Desember lalu. Selain itu, pencarian juga melibatkan penggunaan peralatan canggih seperti drone thermal dan sonar.
Pencarian korban akan dilanjutkan pada Minggu (4/1/2026) yang menjadi hari terakhir operasi pencarian.
