Gubernur Iqbal Soroti Selisih Harga Tiket hingga Calo di Terminal Mandalika

Posted on

Mataram

Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Lalu Muhamad Iqbal menyoroti selisih harga tiket bus saat periode mudik Lebaran 2026. Iqbal juga menyinggung praktik calo tiket di Terminal Mandalika yang ramai diperbincangkan masyarakat.

Iqbal mengatakan perbedaan tarif bus ini tidak selalu berarti adanya pelanggaran. Sebab, masing-masing bus menawarkan fasilitas berbeda-beda.

“Tarif yang diatur pemerintah berlaku untuk kelas ekonomi, sementara di lapangan banyak bus yang memiliki fasilitas tambahan seperti leg rest dan layanan lainnya. Karena fasilitasnya berbeda, maka kelasnya berbeda dan harga tiketnya berbeda,” ujar Iqbal dalam keterangannya, Minggu (15/3/2026).

Mantan Dubes Indonesia untuk Turki ini mengingatkan perusahaan otobus untuk tidak mencoba mempermainkan harga dan tetap mematuhi ambang batas atas harga tiket yang sudah ditetapkan. Menurutnya, permainan harga tiket justru banyak terjadi melalui pihak ketiga atau calo.

“Ada laporan mengenai oknum yang memaksa penjualan tiket dengan harga tinggi demi mendapatkan komisi, praktik seperti ini tentu harus diterbitkan,” kata Iqbal.

Pantau Trafik di Bandara Lombok

Selain mengecek Terminal Mandalika, Iqbal juga meninjau langsung trafik penumpang di Bandara Internasional Lombok. Berdasarkan data sementara, jumlah penumpang pada H-4 Lebaran tercatat lebih tinggi dari prediksi awal.

“Awalnya diperkirakan sekitar 8.000 penumpang pada H-4, namun ternyata sudah mencapai sekitar 9.000 penumpang,” ujar Iqbal.

“Semoga ini juga menjadi tanda bahwa kondisi ekonomi kita semakin membaik, karena tahun lalu pergerakan penumpang memang terasa lebih rendah,” tambahnya.

Puncak arus penumpang di Bandara Lombok diperkirakan akan terjadi pada H-3 Lebaran. Adapun, rute penerbangan saat ini didominasi tujuan Jakarta dan Surabaya. Untuk mengantisipasi peningkatan penumpang, maskapai dan pengelola bandara telah menyiapkan tujuh penerbangan tambahan (extra flight).

“Kami Pemerintah Provinsi NTB terus berkoordinasi dengan seluruh pihak terkait guna memastikan pelayanan transportasi udara selama periode mudik Lebaran berjalan aman, lancar, dan nyaman bagi masyarakat,” pungkasnya.