Gagal Jalankan Program Publik, Lima Pejabat Eselon II Pemprov NTB Kena Demosi

Posted on

Sebanyak 29 pejabat di lingkungan Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) dimutasi. Dari jumlah tersebut, lima pejabat eselon II mengalami penurunan jabatan dari kepala organisasi perangkat daerah (OPD) menjadi kepala bidang (kabid) di sejumlah OPD Pemprov NTB.

Lima pejabat eselon II yang mengalami demosi tersebut antara lain Kepala Biro Administrasi Pimpinan Setda NTB Khaerul Akbar yang kini menjabat sebagai Kepala Bidang Budidaya dan Kesehatan Hewan di Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan NTB, serta Kepala Biro Ekonomi Setda NTB Najamudin, yang turun jabatan menjadi Kabid di Dinas Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) NTB.

Selain itu, Kepala DP3AP2KB NTB Nuryanti dimutasi menjadi Kabid Deposit di Dinas Perpustakaan dan Arsip NTB; Staf Ahli Gubernur NTB Subahan Hasan ditugaskan sebagai Kabid di Dinas Sosial NTB; sementara Kepala Biro Organisasi Setda NTB Muh. Taufik dimutasi menjadi Kabid di Dinas Perindustrian NTB.

Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Diskominfotik) NTB Ahsanul Khalik mengatakan kelima pejabat eselon II yang didemosi tersebut akan menjalani evaluasi kinerja selama satu tahun oleh Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal. Kelima pejabat eselon II itu juga dipastikan tidak bisa mengikuti seleksi tahap berikutnya.

“Terkait dengan pejabat demosi ini akan dievaluasi 1 tahun terhadap masing-masing personal eselon II dan III,” kata Khalik seusai pelantikan pejabat di aula pendopo Gubernur NTB, Jumat (9/1/2026).

Khalik menjelaskan, demosi diberikan karena adanya pertimbangan kinerja yang dinilai belum optimal. Khususnya pada program-program yang bersentuhan langsung dengan kepentingan masyarakat.

“Jadi ada program seharusnya masyarakat menerima bulan Juni hingga Juli kemarin, tetapi sampai September tidak dieksekusi. Yang rugi kan masyarakat,” lanjut Khalik.

Menurut Khalik, Gubernur Iqbal menekankan agar seluruh pejabat mengedepankan pelayanan publik dan kepentingan masyarakat. Para pejabat yang mengalami demosi juga diwajibkan menandatangani pakta integritas dan akan dievaluasi secara berkala setiap tiga bulan.

“Jadi demosi ini diberikan kesempatan tiga bulan sekali evaluasi kinerja dan ada pakta integritas yang ditandatangani. Nah Pak Gubernur memberikan kesempatan 1 tahun berjalan untuk bisa membuktikan kinerja dengan baik,” ujarnya.
Meski demikian, kelima pejabat yang didemosi tersebut dipastikan tidak dapat mengikuti seleksi jabatan eselon II pada tahap berikutnya. Mereka baru memiliki kesempatan mengikuti seleksi terbuka jabatan pimpinan tinggi pada tahun 2027.

Dia memastikan kebijakan Gubernur Iqbal memberikan demosi kepada lima pejabat itu tidak dipandang sebagai muatan politik. “Intinya tidak ada yang diberikan diberikan sanksi non job. Artinya Pak Gubernur memberikan kesempatan meniti karir untuk semua pejabat yang dilantik hari ini,” tandasnya.

21 Pejabat yang Dirotasi

Adapun 21 pejabat eselon II Setda NTB yang dirotasi, antara lain:

1. Kepala Satpol PP NTB Fathul Gani menjadi Asisten I Setda NTB
2. Asisten I Setda NTB Fathurrahman menjadi Kepala BPSDMD NTB
3. Kepala DP3AP2KB Surya Bahari menjadi Kepala Bakesbangpoldagri NTB.
4. Kepala Dinas Koperasi dan UKM NTB Masyhuri menjadi Kepala Dinsos dan PPA NTB.
5. Kepala Dinas Perdagangan NTB Jamaluddin Malady menjadi Kepala Biro Pemerintahan Setda NTB.
6. Kepala Dinas Ketahanan Pangan NTB Aidy Furqan menjadi kepala Disnakertrans NTB.
7. Kepala Dinas PUPR NTB Sadimin menjadi kepala Pelaksana BPBD NTB.
8. Kepala BPSDMD NTB Baiq Nelly Yuniarti menjadi kepala Bappeda NTB.
9. Staf Ahli Gubernur Bidang Sosial dan Kemasyarakatan Ahsanul Khalik menjadi kepala Diskominfotik NTB.
10. Kepala Dinas Sosial NTB Nunung Triningsih menjadi Kepala Satpol PP NTB.
11. Kepala Dinas Kominfotik NTB Yusron Hadi menjadi Staf Ahli Gubernur NTB Bidang Sosial dan Kemasyarakatan Setda NTB.
12. Kepala Dispora NTB Wirawan menjadi Kepala Dinas Koperasi dan UKM NTB.
13. Kepala Biro AP Setda NTB Izzudin Mahili menjadi Kepala Biro Perekonomian dan AP Setda NTB. 14. Kepala Biro Umum Setda NTB Muhammad Riadi menjadi kepala Disnakeswan NTB.
15. Direktur RSUP NTB Lalu Herman Mahaputra menjadi Kepala Bapenda NTB.
16. Kepala BPBD NTB Ahmadi menjadi Kepala Biro Prganisasi Setda NTB.

Selain itu, ada nama eselon II dan III seperti Ilham sebagai Sekretaris Dinas PU Perkim; Lalu Lutfi jadi Sekdis Perdagangan dan Perindustrian; Lalu Hidayat sebagai Sekdis Dinas Kesehatan NTB; M. Zuhri sebagai Sekretaris Dinas Sosial AP; Mulyadi sebagai Kabag Dinas PU Perkim; Yus Harudian sebagai Kepala Bagian Rumah Tangga; Atahara sebagai Kabag Keuangan Biro Umum; dan Wahyu Hidyaat sebagai Kabag Prokopim.

Gubernur Iqbal menuturkan pelantikan seluruh kepala OPD dan kepala badan berjalan lancar. Mutasi ini sekaligus penerapan Perda Nomor 5 Tahun 2025 tentang SOTK Baru.

“Pelantikan eselon II dan eselon III sudah dilantik. Semua OPD bisa berjalan seperti biasanya,” katanya.

Iqbal juga memberikan selamat kepada Kepala Dinas Kominfotik NTB Ahsanul Khalik menjadi jubir Pemprov NTB. Seluruh penyampaian ke media disampaikan oleh Ahsanul Khalik.

“Kami harap semua media memberikan dukungan ke jubir yang baru. Kami punya kepentingan yang sama untuk mengedukasi publik,” tandasnya Iqbal.