Denpasar –
Dua lawan berat sudah menanti Bali United dalam lanjutan Super League 2025/2026 pada Februari ini. Setelah kewalahan menghadapi Persebaya Surabaya pada pekan lalu, kini Serdadu Tridatu dihadapkan dengan tiga match krusial: dua laga kandang dan satu tandang.
Adapun dua calon lawan kuat Bali United selanjutnya, yakni Persija Jakarta (15 Februari) dan PSIM Yogyakarta (23 Februari). Diketahui, posisi Persija Jakarta dan PSIM Yogyakarta saat ini berada di atas Bali United.
Persija berada di posisi ketiga klasemen sementara. Sedangkan, PSIM satu strip di atas Serdadu Tridatu yakni posisi tujuh.
Pelatih Bali United Johnny Jansen mengaku telah melakukan evaluasi setelah timnya kalah dari Persebaya. Ia tak menampik timnya masih memiliki permasalahan pada penyelesaian akhir. Beberapa peluang yang seharusnya menjadi gol gagal dimaksimalkan saat laga melawan Persebaya.
“Lawan Persebaya kami sebenarnya punya rencana yang bagus. Kami sering masuk di kotak 16, tapi final pass kurang berhasil,” ujar Johnny Jansen, Senin (9/2/2026).
Johnny Jansen juga akan menguatkan lini pertahanan. Saat dibantai Persebaya, barisan belakang terlihat keropos dan mudah diacak-acak oleh segelintir pemain depan Bajul Ijo.
“Minimal kami wajib maksimalkan dua laga kandang demi poin penuh,” pungkasnya.
