Flores Timur –
3 Warga di Kecamatan Adonara Timur, Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT) terkena luka tembak dari senjata rakitan saat bentrok antara Warga Dusun Bele, Desa Waiburak dengan warga Desa Narasaosina, Jumat (6/3/2026).
Berdasarkan data yang diterima, bentrokan warga pecah dipicu saling klaim kepemilikan tanah adat. Beberapa postingan video yang diterima, memperlihatkan beberapa rumah dibakar. Asapnya membelah kesunyian aktivitas warga pagi itu.
Direktur Rumah Sakit Pratama Adonara, dr. Danny Gunawan mengatakan, sejak pagi tadi ada 3 orang laki-laki dewasa masuk IGD rumah sakit dengan luka tembak senjata rakitan di paha dan kaki.
“Kemudian setelah perawatan, 2 orang sudah pulang dan sementara 1 orang masih dalam pengawasan post pengangkatan proyektil di paha,” ujar Danny saat dikonfirmasi, Jumat (6/3/2026).
Danny mengatakan, selain laki-laki ada seorang ibu asal Lewonara Desa Narasaosina juga mengalami luka lecet akibat jatuh karena takut.
“Jatuh di kebun lari menghindari perang (konflik),” imbuhnya.
Sementara, Kapolres Flores Timur, AKBP Adhitya Octoria Putra mengatakan, personil Polres Flores Timur sudah bergerak ke lokasi kejadian.
“Untuk personil sudah kami geser untuk ke sana,” ujarnya singkat.
