Denpasar –
Malam Nisfu Sya’ban adalah momen istimewa bagi umat Islam karena dianggap sebagai waktu yang penuh berkah dan pengampunan dari Allah SWT. Malam yang jatuh pada pertengahan Sya’ban ini diyakini menjadi waktu mencatat amal tahunan.
Banyak orang beribadah dengan melaksanakan salat, membaca Al-Qur’an, serta memperbanyak doa pada malam Nisfu Sya’ban. Namun, ada sebagian perempuan yang merasa bingung ketika malam Nisfu Sya’ban karena sedang haid.
Perempuan yang sedang haid, dalam ajaran Islam, memang dibatasi untuk beberapa ibadah, seperti salat dan berpuasa. Meski begitu, Islam tetap memberikan peluang luas untuk meraih pahala melalui cara-cara lain.
Perempuan yang sedang haid tetap bisa beribadah di malam Nisfu Sya’ban. Meskipun tidak diperbolehkan beribadah dengan salat atau puasa, masih ada banyak amalan lain yang termasuk dalam ibadah.
Para ulama sepakat ibadah yang tidak memerlukan kesucian dari hadas besar tetap boleh dilakukan. Oleh karena itu, malam Nisfu Sya’ban tetap bisa diisi dengan berbagai amalan yang baik. Walhasil, perempuan yang sedang haid tidak perlu merasa takut atau tertinggal dalam meraih pahala.
Berikut amalan-amalan yang bisa dilakukan bagi perempuan haid saat malam Nisfu Sya’ban.
- Memperbanyak Zikir dan Istigfar
Amalan ini bisa dengan rutin membaca kalimat thayyibah, yaitu Tasbih, Tahmid, dan Tahlil, beristighfar, serta zikir Asmaul Husna. - Membaca Doa Malam Nisfu Sya’ban
Salah satu doanya, yaitu “Ya Allah, sesungguhnya aku memohon ampun, rahmat, dan kebaikan dunia akhirat.” - Berdoa dan Membaca Al-Qurán
Karena tidak diperbolehkan menyentuh fisik Al-Qurán, maka perempuan yang sedang haid bisa membaca Al-Qurán melalui aplikasi ponsel atau Al-Qurán digital. - Bersedekah
Amalan ini bisa dilakukan dengan bersedekah pada orang yang membutuhkan. Bersedekah dengan hati yang ikhlas akan mendatangkan pahala yang berlipat ganda. - Muhasabah Diri
Malam ini sama dengan melakukan introspeksi diri dengan tekad untuk menjadi lebih baik ke depannya.
