Daftar Isi
Denpasar –
Salah satu tradisi yang ditunggu-tunggu saat menjelang Hari Raya Nyepi adalah pawai ogoh-ogoh. Tradisi ini telah berlangsung lama dan diadakan secara resmi pada tahun 1970-an ketika masa Gubernur Ida Bagus Mantra.
Pawai ogoh-ogoh dilakukan menjelang pergantian tahun baru Saka tepatnya Malam Pengerupukan. Waktunya bertepatan satu hari sebelum Hari Raya Nyepi.
Ogoh-ogoh merupakan karya seni berbentuk raksasa yang diambil dari tokoh Bhuta Kala. setelah arak-arakan pawai, ogoh-ogoh akan dibakar simbolisasi untuk menghilangkan segala sifat jahat di kehidupan.
Lokasi menonton pawai ogoh-ogoh tersebar di banyak tempat. Pawai ini diselenggarakan dari tingkat kota, desa adat, hingga banjar (kampung). Ada beberapa kawasan populer sebagai tempat menonton parade Ogoh-ogoh dan ramai didatangi turis.
Berikut ini beberapa lokasi menonton pawai ogoh-ogoh di Denpasar dan sekitarnya. Simak selengkapnya!
Denpasar
• Simpang Catur Muka
Kawasan ini merupakan pusat Kota Denpasar dan biasa dijadikan sebagai tempat menonton pawai ogoh-ogoh setiap tahunnya. Peserta pawai dan penonton tumpah ruah di sepanjang kawasan ini. Ogoh-ogoh dari Banjar Tainsiat dan Banjar Gemeh menjadi salah satu yang ditunggu kehadirannya.
• Kawasan Renon
Kawasan elite di Bali ini menjadi salah satu lokasi yang ramai ketika pawai ogoh-ogoh. Biasanya pawai akan ada di sekitar Plaza Renon dan Jalan Cok Agung Tresna. Penampilannya berasal dari banjar-banjar di sekitar Renon.
• Kawasan Sanur
Kawasan Sanur yang terkenal sebagai spot matahari terbit juga tidak kalah ramai untuk pawai ogoh-ogoh. Warga dan wisatawan sekitar ramai menyaksikan parade ogoh-ogoh di area Sanur. Rute yang dilalui adalah Banjar Taman-McD Sanur-Perempatan KFC Sanur.
• Festival Budaya Sesetan
Kawasan Sesetan juga ambil bagian dalam kemeriahan Malam Pengerupukan. Lomba ogoh-ogoh dilakukan pada 16, 17, 18 Maret dengan puncak acara di tanggal 18 Maret 2026. Berlokasi di Lapangan Pameran Desa Adat Sesetan, dan menjadi ajang mengolah kreativitas pemuda di Sesetan.
• Padangsambian
Parade ogoh-ogoh “Sandikala” diselenggarakan di Desa Padangsambian Kelod. Pawai ogoh-ogoh di Padangsambian akan diikuti sebanyak 13 ogoh-ogoh. Berlangsung pada tanggal 18 Maret. Lokasinya akan melewati sepanjang jalan Teuku Umar Barat.
Badung
• Kawasan Kuta
Kawasan yang ramai oleh turis mancanegara ini juga tidak lupa mengadakan pawai ogoh-ogoh. Dari mulai Ground Zero hingga area sekitar Pantai Kuta akan padat oleh peserta dan penonton pawai ogoh-ogoh.
• Kawasan Nusa Dua
Nusa Dua merupakan kawasan wisata dan hotel yang dikelola oleh Injourney, sebuah BUMN yang fokus di pariwisata. Pawai ogoh-ogoh di kawasan Nusa Dua akan diselenggarakan di Catus Pata Desa Adat Bualu.
• Kawasan Garuda Wisnu Kencana (GWK)
Kawasan GWK menawarkan keseruan menonton ogoh-ogoh pada 22 Maret 2026. Namun untuk dapat menonton pawai ini, anda perlu merogoh kocek senilai Rp 150 ribu untuk tiket masuk ke area GWK.
• Puspem Badung
Kawasan Pusat Pemerintahan Badung juga akan menyelenggarakan pawai ogoh-ogoh. Peserta ogoh-ogoh merupakan juara yang dipilih dari beberapa zona di Badung. Termasuk diantaranya adalah ST Yuwana Giri, ST PDJ dan ST EBTB Seminyak.
Tabanan
• Kota Singasana
Jika anda berada di Tabanan jangan lewatkan untuk menonton ogoh-ogoh di sekitar Kota Singasana. Ogoh-ogoh ini merupakan bagian dari Festival ogoh-ogoh Singasana III dan merupakan apresiasi untuk Sekaa Teruna di Kabupaten Tabanan. Berlangsung pada 13-15 Maret 2026.
Demikian mengenai beberapa lokasi menonton pawai ogoh-ogoh di Denpasar dan sekitarnya. Detikers bakal nonton pawai ogoh-ogoh di mana nih?
