Lombok Utara –
Aksi seorang perempuan warga negara asing (WNA) di Dusun Gili Trawangan, Desa Gili Indah, Kecamatan Pemenang, Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat (NTB), viral di media sosial. Dia mengamuk saat warga menggelar tadarusan pada malam pertama Ramadan, Rabu (18/2).
Dari video yang dilihat, bule wanita itu berteriak di depan salah satu musola ketika warga sedang mengaji menggunakan pengeras suara.
Kepala Dusun (Kadus) Gili Trawangan, Muhammad Husni, mengatakan perempuan tersebut merasa terganggu dengan suara tadarusan.
“Yang dia permasalahkan itu kegiatan tadarusannya, karena dia terganggu dengan suara speaker itu,” ujarnya, Kamis (19/2/2026) malam.
Menurut Husni, perempuan itu kemudian masuk ke dalam musala untuk menghentikan aktivitas warga. Ia bahkan merusak mikrofon yang digunakan untuk tadarusan.
“Akhirnya dia datang ke musala kemudian langsung marah-marah dan ngerusak mikrofon segala macam,” tuturnya.
Keributan tak terhindarkan. Bule tersebut terlibat adu mulut dengan warga. Dalam insiden itu, seorang warga mengalami luka cakaran.
“Bahkan ada salah satu warga itu luka. Dia cakar orang, karena saling bela diri kan. Bahkan salah satu tokoh di musola itu sampai jatuh dibuat,” kata Husni.
Setelah kejadian tersebut, perempuan itu kembali ke vila tempatnya tinggal yang berjarak sekitar 50 meter dari musola. Husni menyebut, saat itu ia juga membawa ponsel milik salah seorang warga tanpa alasan yang jelas.
