Denpasar –
Dunia tengah dihebohkan dengan Epstein Files yang berisi sejumlah nama top, miliarder, kaum intelektual, hingga elit global. File tersebut milik Jeffrey Epstein, penjahat seks yang telah dihukum di Amerika Serikat.
Email yang baru dirilis menunjukkan, bertahun-tahun setelah dihukum karena menyediakan gadis di bawah umur untuk prostitusi, ia terus bertemu para miliarder paling terkenal Silicon Valley. Epstein punya trik jitu agar bisa merapat dan masuk dalam sirkel elit global itu.
Dilansir dari, email tersebut menunjukkan hingga tahun 2018, Epstein diundang atau menghadiri makan malam bersama tokoh-tokoh seperti Elon Musk, Jeff Bezos, pendiri Google Larry Page dan Sergey Brin, salah satu pendiri Twitter Evan Williams, Bill Gates, serta wakil presiden Google yang kemudian menjadi CEO Yahoo, Marissa Mayer.
Tidak ada satu pun dari mereka menanggapi permintaan komentar. Musk mengunggah di X bahwa “Tidak ada yang mendesak lebih keras daripada saya agar berkas Epstein dirilis dan saya senang hal itu akhirnya terjadi,” sebutnya.
“Saya hanya ada sedikit korespondensi dengan Epstein dan menolak undangan berulang kali pergi ke pulaunya atau terbang dengan ‘Lolita Express’-nya, namun saya sangat sadar beberapa korespondensi email dengannya dapat disalahartikan dan digunakan para pencela mencemarkan nama baik saya,” imbuhnya.
Sebagian besar acara diselenggarakan jaringan bernama Edge buatan agen sastra John Brockman, yang menawarkan platform untuk para seniman, teknolog, dan intelektual, serta makan malam mewah dan konferensi eksklusif bagi mereka yang kaya, cerdas, dan berkuasa.
Brockman mewakili penulis termasuk Richard Dawkins, Daniel Dennett, dan Jared Diamond. Kritikus teknologi Evgeny Morozov, yang sempat diwakili oleh Brockman, mengatakan bahwa dalam jaringan yang ia ciptakan, miliarder, ilmuwan, seniman, novelis, jurnalis, dan musisi saling berbaur.
Acara berlangsung di tempat makan mewah mulai dari Vancouver, British Columbia, hingga Long Beach, California. Meskipun para tamu di makan malam eksklusif Edge dibangga-banggakan setelah acara usai, email menunjukkan hadirin disarankan oleh Brockman menjaga kerahasiaan.
Melalui berbagai yayasan amal, Epstein diketahui menyumbang US$ 638.000 kepada Edge dari tahun 2001 hingga 2015, menjadikannya penyandang dana terbesar, dan pada tahun tertentu menjadi satu-satunya donatur.
Epstein terdaftar sebagai tamu atau sponsor di beberapa acara Edge pada awal dan pertengahan tahun 2000-an, sebelum vonis hukumannya. Februari 2004 misalnya, ia menghadiri “Makan Malam Miliarder” tahunan bersama Page, Brin, Bezos, Pierre Omidyar, serta jurnalis Vanity Fair, Michael Wolff.
Di 2006 sebelum vonis, Edge mengadakan konferensi bagi ilmuwan termasuk mendiang Stephen Hawking di pulau Karibia. Konferensi dipimpin fisikawan Lawrence Krauss, yang tahun 2018 pensiun dari Arizona State University setelah melanggar kebijakan pelecehan seksual. Konferensi itu termasuk perjalanan ke pulau pribadi Epstein, yang mendanai acara.
Vonis Epstein tahun 2008 karena menyediakan gadis di bawah umur untuk prostitusi diliput luas. Dibahas seputar hubungan Epstein dengan individu kuat dan kaya termasuk Pangeran Andrew, Bill Clinton, dan lainnya. Epstein dibebaskan 22 Juli 2009 dan terdaftar sebagai pelaku kejahatan seksual risiko tinggi.
Meskipun demikian, dalam email 5 Juni 2009 saat Epstein masih menjalani hukumannya, Brockman mengiriminya email yang menanyakan apakah ia bersedia mensponsori kelas master Edge yang akan diadakan di Los Angeles.
Catatan pajak yang tersedia tidak menunjukkan apakah Epstein memberikan dukungan. Dan meskipun ia tidak terdaftar di antara hadirin, email lain mengungkapkan ia menghadiri beberapa acara Edge berikutnya di mana kehadirannya tidak dipublikasikan.
Makan Malam Para Miliarder
Selama beberapa tahun setelah pembebasannya, Epstein diundang dan menghadiri makan malam Brockman bersama tokoh terkemuka teknologi dan seni. Vonisnya sebagai pelaku kejahatan seks tidak banyak berpengaruh pada kemampuannya bergerak di kalangan elit Silicon Valley.
Pada 28 Februari 2011, Brockman mengirim pengingat makan malam miliarder tahunan, yang akan diadakan di restoran L’Opera di Long Beach. Selain Epstein, mereka yang terdaftar termasuk Musk dan pasangannya saat itu Talulah Riley, Bezos, Brin, Gates, Mayer, Williams, mantan CTO Microsoft dan penulis buku Nathan Myhrvold, serta musisi Peter Gabriel.
Tidak ada satu pun dari hadirin yang menanggapi permintaan komentar. Penelusuran situs web Edge menunjukkan semua orang yang terdaftar hadir kecuali Jeffrey Epstein.
Pada 28 Februari 2012, Brockman mengirim pengingat ke Epstein untuk makan malam tahunan tahun itu, digelar di ruang makan pribadi di Long Beach, yang lagi-lagi disesuaikan waktunya dengan konferensi TED tahun tersebut, seperti sebelumnya. Selain Epstein, tamu terdaftar termasuk salah satu pendiri Microsoft Paul Allen, Brin, Williams, dan Myhrvold. Setelah acara tamu-tamu ditampilkan dan difoto, Epstein tidak.
Rencana perjalanan menunjukkan Epstein menghadiri TED di Long Beach tahun 2012 dan 2013, meskipun tidak jelas apakah ia menghadirinya. Tahun 2013, menurut sebuah email, Elon Musk mengundangnya makan siang di SpaceX.
Pada 25 Februari 2014, Brockman mengirim undangan makan malam tahunan, yang akan diadakan pada 17 Maret di Vancouver, kepada penerima termasuk Epstein, Allen, Bezos, Brin, Page, Gates, Mayer, Musk, Myhrvold, dan Omidyar. Terindikasi tahun-tahun berikutnya, Epstein masih menghadiri acara bersama para pentolan teknologi.
Januari 2015, skandal Epstein muncul kembali dengan dahsyat ketika seorang korban, Virginia Giuffre, menuduh Epstein berulang kali memaksanya melakukan hubungan seksual dengan Andrew Mountbatten-Windsor.
Pada 28 Februari 2015, Brockman masih mengirimi Epstein undangan untuk makan malam 18 Maret tahun itu di Toronto selama konferensi TED di ruang makan pribadi. Epstein tampaknya menolak undangan ini. Tahun-tahun berikutnya, Brockman terus memanfaatkan Epstein untuk jejaring dan bantuan, bahkan sebelum kematian Epstein.
