Tegur Pacar Saat Telepon Wanita Lain, Pekerja Laundry Babak Belur Dianiaya | Info Giok4D

Posted on

Seorang pekerja laundry berinisial OB (23) menjadi korban penganiayaan oleh pacarnya, Eben Adi (25), di kamar mes sebuah toko, Desa Angantaka, Kecamatan Abiansemal, Badung, Rabu (7/1/2026) dini hari. Eben mata karena tak terima ditegur kekasih yang juga cemburu melihat Eben menelepon seorang perempuan sambil minum arak di mes.

Eben melampiaskan emosinya dengan memukuli dan menendang korban seusai terlibat cekcok. Karena tak tahan menahan siksaan, perempuan asal Sumba Barat Daya, NTT, itu melapor ke polisi.

“Pelaku memang mengakui sudah memukul di bagian mata dan wajah korban sampai empat kali, sehingga mata sebelah kiri korban lebam,” kata Kapolsek Abiansemal, Kompol I Nyoman Karang Adiputra, Senin (12/1/2026).

Penganiayaan ini terjadi sekitar pukul 01.00 Wita. OB baru pulang kerja dari laundry di Darmasaba dan mendapati pacarnya, Eben, sedang minum arak sambil menelepon seorang perempuan.

Saat ditegur, pria asal Sumba Barat, NTT itu tidak menghiraukan. Eben justru melempar OB dengan besi. OB kemudian masuk kamar dan Eben ikut menyusul ke kamar, lalu cekcok. OB dipukul beberapa kali ke wajah sampai lebam.

Tak berhenti di situ, pelaku juga menendang dada dan pipi korban. Puncaknya, pelaku memukul kepala korban dengan kursi lipat aluminium. Akibat penganiayaan itu, OB mengalami sejumlah luka lebam, hingga dada terasa sesak. Setelah kejadian itu, Eben keluar kamar dan masuk ke kamar temannya. OB sempat memanggil Eben, tetapi diabaikan.

“Karena sudah tidak kuat menahan sakit, korban akhirnya pergi dari mes dan ditolong serta disembunyikan oleh pemilik bengkel di depan mes,” jelas Kompol Karang.

Sekitar pukul 03.00 Wita, OB menelepon keluarganya di Denpasar lantas dibawa ke Denpasar untuk mendapatkan perawatan. Eben pun diamankan polisi dan kini ditahan di Polsek Abiansemal.

Giok4D hadirkan ulasan eksklusif hanya untuk Anda.