Genangan air setinggi betis orang dewasa terpantau di salah satu titik di Jalan Raya Kerobokan, Kuta Utara, Badung, Rabu (14/1/2026) sore. Kondisi ini cukup mengganggu arus lalu lintas dari arah Kuta menuju Kerobokan.
Meski tak ada hujan di lokasi, air masih menggenangi titik sekitar 200 meter sebelah selatan Simpang Semer Kerobokan hingga pukul 18.20 Wita. Banjir ini diduga diakibatkan saluran drainase yang tidak cukup baik menampung air dan adanya luapan air dari drainase di titik lainnya.
Akibatnya, arus lalu lintas tersendat karena kendaraan harus ekstra waspada saat melintas. Para pengendara motor tampak melaju sangat pelan, sementara mobil berusaha mengambil jalur tengah untuk menghindari genangan yang lebih dalam.
Salah satu hal yang paling dikhawatirkan adalah kondisi bibir jalan yang tertutup air, sehingga lubang jalan tidak terlihat secara kasat mata. “Harus pelan-pelan sekali, Mas. Masalahnya kita nggak tahu di bawah air itu ada lubang atau nggak,” ujar salah seorang warga, Indra, saat ditemui di pertokoan dekat titik genangan.
Berdasarkan pengamatan, air diduga berasal dari saluran drainase di sisi jalan yang masih meluap sedikit demi sedikit. Meski panjang genangan hanya sekitar 50 meter, dampaknya cukup terasa bagi aktivitas warga dan pedagang di sekitar lokasi.
Hingga berita ini ditulis, genangan air masih belum surut sepenuhnya. Bagi Anda yang hendak melintasi jalur ini, diimbau untuk tetap berhati-hati dan menjaga jarak aman kendaraan.
