Jembrana –
Kecelakaan maut kembali terjadi di jalur tengkorak Denpasar-Gilimanuk. Dua truk terlibat kecelakaan di Desa Penyaringan, Kecamatan Mendoyo, Kabupaten Jembrana, tadi pagi. Peristiwa ini mengakibatkan satu orang penumpang tewas di lokasi kejadian.
Kasat Lantas Polres Jembrana Iptu Aldri Setiawan menjelaskan, kecelakaan terjadi sekitar pukul 05.00 Wita. Saat itu, truk Mitsubishi bernomor polisi DK 8614 OD menghantam bagian belakang kanan truk boks Hino DK 8423 FJ.
“Berdasarkan hasil olah TKP, kedua kendaraan tersebut bergerak searah dari arah barat (Gilimanuk) menuju timur (Denpasar). Diduga karena pengemudi mengantuk dan menabrak bagian belakang kanan truk box di depannya pada jalur yang sama,” ungkap Aldri saat dikonfirmasi, Senin (9/2/2026).
Akibat benturan keras tersebut, penumpang truk Mitsubishi bernama Marsuk (39) meninggal dunia di lokasi kejadian. Korban dinyatakan tewas setelah mengalami cedera kepala berat (CKB).
Sementara itu, pengemudi truk Mitsubishi, Abd. Rahim (28), dilaporkan selamat. Namun, ia mengalami luka robek di bagian pipi serta lecet pada tangan. “Pengemudi mengalami luka robek di pipi dan lecet pada tangan,” jelas Aldri.
Selain korban jiwa dan luka-luka, kecelakaan ini juga menimbulkan kerugian materiil. Polisi memperkirakan total kerugian mencapai Rp 11 juta. Kedua kendaraan yang terlibat kecelakaan telah diamankan sebagai barang bukti untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut.
Aldri mengimbau para pengguna jalan, khususnya sopir kendaraan logistik lintas provinsi, agar selalu waspada saat melintas di jalur nasional Denpasar-Gilimanuk.
“Patuhi batas jarak aman, terutama saat arus lalu lintas sedang. Jika kondisi mengantuk, tolong berhenti sejenak untuk beristirahat. Jangan dipaksakan,” pungkas Aldri.
