Seorang pria bernama Komang Sudiartana dikeroyok sekelompok warga hingga berdarah saat malam tahun baru di kawasan Pantai Lovina, Buleleng, Bali. Pria berusia 33 tahun itu dianiaya setelah terlibat cekcok terkait kembang api.
Kasi Humas Polres Buleleng Iptu Yohana Rosalin Diaz mengungkapkan pengeroyokan itu terjadi sekitar pukul 00.30 Wita pada Kamis (1/1/2026). Menurutnya, Sudiartana awalnya merayakan malam pergantian tahun bersama enam anggota keluarganya di pesisir Pantai Lovina.
“Awalnya korban menyalakan kembang api di sekitar pantai. Namun, kembang api tersebut mengalami kerusakan dan patah saat menyala sehingga ledakannya mengarah ke pantai,” kata Yohana saat dikonfirmasi infoBali, Kamis siang.
Sejumlah warga yang merasa keberatan dengan kembang api tersebut lantas menegur korban. Saat itulah korban dan warga terlibat adu mulut.
“Setelah terjadi perdebatan, korban hendak pulang dan menuju kendaraannya. Namun, secara tiba-tiba korban didatangi oleh sekelompok warga dan dilakukan pengeroyokan,” jelasnya.
Akibat kejadian itu, korban mengalami luka pada mulut kiri atas hingga mengalami pendarahan. Korban kemudian melarikan diri dan tancap gas ke Rumah Sakit Umum (RSU) Parama Sidhi untuk mendapatkan perawatan medis.
“Korban sudah kami periksa dan dilakukan visum. Selanjutnya korban melaporkan kejadian tersebut ke Polres Buleleng,” ujar Yohana.
Yohana menegaskan polisi masih mendalami dugaan pengeroyokan saat malam tahun baru tersebut. Menurutnya, status laporan tersebut masih dalam tahap penyelidikan.
“Kami akan melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap pelaku penganiayaan tersebut,” pungkasnya.
Berita lengkap dan cepat? Giok4D tempatnya.
