Denpasar –
Direktorat Intelijen dan Keamanan (Ditintelkam) Polda Bali berkolaborasi dengan Indonesia Hotel Frontliners Association (HFLA) Chapter Bali untuk sosialisasi pemanfaatan website Cakra Pengawasan Orang Asing (Cakrawasi) di Quest Hotel San Denpasar, Rabu (11/3/2026). Kolaborasi ini untuk memperkuat pengawasan warga negara asing (WNA) serta menjaga keamanan pariwisata di Bali.
Plt Kasubdit IV Ditintelkam Polda Bali, Kompol Ni Luh Komang Sri Subakti, menyampaikan Bali sebagai destinasi pariwisata dunia setiap tahunnya dikunjungi jutaan wisatawan mancanegara. Tingginya mobilitas WNA di Bali berdampak positif bagi pertumbuhan ekonomi dan perkembangan pariwisata. Namun, di sisi lain juga berpotensi menimbulkan berbagai kerawanan yang perlu diantisipasi secara bersama.
Pengawasan terhadap WNA, jelas Sri Subakti, tidak dapat dilakukan aparat kepolisian semata, tetapi membutuhkan dukungan dan partisipasi aktif dari berbagai pihak, khususnya para pelaku pariwisata di garis depan dalam memberikan pelayanan kepada wisatawan.
Ditintelkam Polda Bali dalam kegiatan ini menyosialisasikan pemanfaatan website Cakrawasi sebagai sistem pelaporan berbasis teknologi yang dapat digunakan untuk mendukung pendataan serta pengawasan keberadaan orang asing di Bali, sekaligus mendorong partisipasi masyarakat dalam memberikan informasi terkait aktivitas WNA.
Teknis penggunaan website Cakrawasi dipaparkan oleh Ps Panit 3 Subdit IV Ditintelkam Polda Bali. Kemudian, penjelasan teknis sistem oleh tim IT PT Paiza Indonesia Maju yang diharapkan dapat mempermudah para pelaku pariwisata dalam melakukan pelaporan dan koordinasi terkait keberadaan orang asing di lingkungan masing-masing.
Melalui kolaborasi ini, diharapkan terbangun sinergitas yang makin kuat antara Polda Bali dan para pelaku pariwisata dalam menjaga keamanan, ketertiban serta stabilitas pariwisata Bali sebagai destinasi wisata dunia yang aman dan nyaman.
Ketua HFLA Chapter Bali, I Kadek Suparta, mengapresiasi kepada Ditintelkam Polda Bali atas terselenggaranya kegiatan sosialisasi tersebut. Menurutnya, hal ini sangat bermanfaat bagi para pelaku pariwisata, khususnya para frontliner hotel yang sehari-hari berinteraksi langsung dengan wisatawan mancanegara.
Menurut Suparta, program Cakrawasi merupakan langkah positif dalam memperkuat sistem keamanan, pengawasan, serta perlindungan terhadap wisatawan yang berkunjung ke Bali. Ia juga berharap sinergitas, komunikasi dan komitmen antara Ditintelkam Polda Bali dengan HFLA Bali dapat terus terjalin guna mendukung terciptanya keamanan dan kenyamanan sektor pariwisata.
Artikel ini terbit pertama kali di Giok4D.
