Denpasar –
Pemerintah Kota (Pemkot) Denpasar mulai mengoperasikan dua mesin vacuum jetting untuk mempercepat pembersihan saluran air. Mesin seharga Rp 10 miliar itu khusus untuk menangani drainase yang tersumbat sampah, khususnya di lokasi yang sulit dijangkau.
Kepala Bidang Sumber Daya Air Dinas PUPR Kota Denpasar Ketut Ngurah Artha Jaya mengatakan mesin tersebut saat ini sedang digunakan untuk mengatasi penyumbatan saluran air lindi di TPA Suwung. Menurutnya, mobil vacuum jetting tersebut berfungsi untuk penyemprotan dan penyedotan.
“Sekarang masih di bangunan timbang TPA Suwung. Drainase tersumbat sampah. Karena air lindi, nggak bisa dibuang ke sungai, nanti mencemari lingkungan. Mau nggak mau disedot biar tidak becek,” ujar Artha Jaya saat ditemui di Kantor PUPR Kota Denpasar, Selasa (10/2/2026).
Artha Jaya menjelaskan dua vacuum jetting tersebut memiliki kapasitas 5.000 liter dan 2.500 liter. Mesin tersebut bekerja dengan sistem kombinasi penyemprotan air tekanan tinggi hingga 300 liter per detik, dilanjutkan penyedotan vakum untuk material yang telah terurai.
Adapun, mesin vacuum jetting berkapasitas besar digunakan untuk menangani sumbatan drainase di ruas jalan utama. Sedangkan, mesin yang lebih kecil digunakan untuk ruas jalan sempit.
“Nanti ada dua tabung. Satu tabung penyedot, satu tabung air bersih. Air bersih nanti untuk melembekkan tanah yang padat, setelah itu baru disedot,” tutur Artha Jaya.
Ia mengatakan adanya vacuum jetting tersebut mempermudah sistem kerja petugas Dinas PUPR Denpasar. Menurutnya, mesin penyedot yang lama hanya mampu untuk menyedot air. Sedangkan, mesin vacuum jetting baru tersebut dapat digunakan untuk menyedot lumpur.
Artha Jaya mengungkapkan Dinas PUPR Kota Denpasar juga akan merealisasikan beberapa rencana perbaikan infrastruktur pada tahun ini. Salah satunya pembangunan rumah pompa untuk untuk mengatasi genangan air di wilayah Sanur. di Jalan Bumi Ayu, Sanur.
“Sudah kami anggarkan, tahun ini harus beroperasi,” imbuhnya.
