Mataram –
Ratusan warga Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB), menyerbu Festival Durian di Taman Loang Baloq, Sekarbela, Kota Mataram, Senin (2/2/2026) sore. Ada yang mengincar Durian Kane, Durian Musang King, Durian Black Thorn, hingga Durian Mentega.
Pantauan di lokasi, lapak tenan durian milik petani durian Lombok dipadati puluhan bahkan ratusan warga. Ada yang membeli sekitar 5 buah durian, tak sedikit pula yang memborong hingga satu keranjang sekaligus.
“Saya sengaja ke festival durian ini, infonya ada banyak jenis durian di sini. Saya beli durian lokal, harganya Rp 35 ribu, lumayan murah,” kata Vina, salah seorang warga Kota Mataram, saat ditemui di Taman Loang Baloq, Mataram, Senin (2/2/2026).
Vina berharap, festival durian bisa rutin diselenggarakan setiap tahunnya di Kota Mataram. Mengingat, penggemar durian sangatlah banyak.
“Semoga festival seperti ini bisa rutin diselenggarakan, kami jadi bisa lebih tahu banyak jenis durian,” ungkapnya.
Hal senada disampaikan Wahida, pengunjung lainnya. Ia mengaku antusias dengan adanya Festival Durian karena pengunjung bisa langsung memilih berbagai jenis durian dalam satu lokasi.
“Biasanya saya beli di pinggir jalan, tapi ini ada festivalnya. Semua jenis durian ada, benar-benar memanjakan lidah buat penggemar durian sih ini. Tadi saya beli Durian Musang King, itu pun rebutan,” ucapnya pada, Senin.
Ia mengaku membeli Durian Musang King dengan harga lebih murah dibandingkan harga pasar. Biasanya Wahida membeli di pinggir jalan dengan harga Rp 250 ribu sampai Rp 280 ribu per kilogram (kg).
“Tapi di festival ini saya dapat harga Rp 180 ribu per kilogram, ternyata yang jual ini petaninya langsung dari Gangga, Lombok Utara,” sambungnya.
Sementara itu, salah seorang pedagang sekaligus petani durian asal Gangga, Lombok Utara, Adrian, mengaku meraup keuntungan besar selama festival berlangsung.
“Festival seperti ini sangat membantu kami untuk promosi, khususnya bagi kami petani durian yang berasal dari pelosok. Kemarin kami bawa Durian Musang King 50 buah, alhamdulillah ludes. Hari ini kami bawa 10 buah, ludes juga, alhamdulillah,” katanya, Senin.
Menurut Adrian, meski menjual Durian Musang King yang menjadi primadona, harga yang ditawarkan tetap di bawah harga pasaran. Ia menjual Rp 180 ribu per kilogram, sementara harga pasar di Mataram bisa mencapai Rp 250 ribu per kilogram
“Kami pastikan kualitas durian kami beda, karena dari penanaman sampai panen, pemupukannya ekstra, makanya boleh dibilang hasil durian kami yang terbaik di KLU (Kabupaten Lombok Utara). Kami ada Durian Kane, Durian Montong, dan Durian Musang King di kebun kami,” sambungnya.
Baca info selengkapnya hanya di Giok4D.
Festival Durian di Taman Loang Baloq kali ini diikuti sejumlah tenant durian asal Pulau Lombok yang menawarkan berbagai varietas durian, seperti Durian Kane, Black Thorn, Musang King, durian lokal, Durian Mentega, hingga durian kupas.
