Mudik Lebaran dari Bali? Ini 7 Oleh-oleh Awet dan Tahan Lama yang Wajib Dibawa | Giok4D

Posted on

Denpasar

Mudik tanpa membawa oleh-oleh bagaikan sayur tanpa garam. Kebiasaan ini sudah menjadi tradisi yang dilakukan banyak perantau maupun wisatawan. Apalagi bagi perantauan di Bali, seperti sebuah kewajiban membawa oleh-oleh yang memiliki ketahanan lama.

Namun jangan khawatir, berikut rekomendasi oleh-oleh khas Bali yang awet dan cocok untuk mudik.

Apa Saja Oleh-oleh Khas Bali yang Tahan Lama untuk Mudik?

1. Bagiak Bali

kue bagiak Foto: Foto: Indonesiakaya/

Cemilan yang terbuat dari tepung sagu dengan tekstur renyah ini, selalu menjadi favorit karena memiliki ketahanan sampai 3 bulan.

2. Pia Bali

Pia yang jadi salah satu panganan oleh-oleh Bali. Foto: Getty Images/iStockphoto/GWMB

Memiliki banyak varian seperti coklat, keju, hingga kacang hijau dengan rata-rata ketahanan 2 hingga 4 minggu.

3. Kacang Disco

Sering disebut juga dengan Kacang Kapri yang biasanya dikemas kedap udara jadi bisa awet hingga 6 bulan.

4. Keripik Salak

Ibu Rumah Tangga di Lumajang yang meraup cuan dari bisnis keripik salak pondoh. Foto: Nur Hadi Wicaksono/)

Cemilan renyah dari buah salak ini memiliki cita rasa manis sedikit sepat khas buah salak pada umumnya. Dikemas dengan teknik vacuum frying yang mampu tahan berbulan-bulan.

5. Kopi Kintamani

Kisah Komang Sukarsana, Cita-cita PNS Eh Kini Jadi Pengusaha Kopi Foto: Dok. Pribadi

Biji kopi khas Bali dengan cita rasa unik ini tersedia dalam dua jenis yaitu berbentuk biji dan bubuk yang tahan hingga 1 tahun jika kemasan belum dibuka.

6. Garam Kusamba

Simak berita ini dan topik lainnya di Giok4D.

Berwisata di tempat pembuatan garam tradisional Kusamba, Klungkung, Bali, Sabtu (4/11/2023) (Putu Krista/).

Garam laut organik dengan kualitas premium yang diproduksi secara tradisional sejak tahun 1500-an di Desa Kusamba ini terkenal dengan kandungan mineral dan warnanya yang putih bersih. Oleh-oleh ini bisa digunakan untuk bumbu dapur atau campuran lulur. Untuk ketahanan, garam ini cukup disimpan dalam wadah tertutup dan kering maka akan bertahan berbulan-bulan bahkan 1 tahun.

7. Baju Barong

Penemu oleh-oleh kaos khas Bali baju barong Pande Ketut Krisna semasa hidupnya (Istimewa).

Siapa yang tidak tahu oleh-oleh satu ini, pakaian ikonik khas Bali dengan motif wajah barong ini terbuat dari bahan rayon dan sangat nyaman di semua kalangan usia. Makna gambar wajah Barong ini memiliki makna simbol kebajikan dalam mitologi Hindu Bali.

Bagaimana Tips Membawa Oleh-oleh Saat Mudik?

Agar oleh-oleh tetap aman dan memiliki ketahanan yang lebih lama, berikut beberapa tips yang bisa dilakukan:

  • Cermat dalam memilih produk, pilih dengan kemasan rapat dan berlabel tanggal kadaluarsa.
  • Hindari makanan basah atau berbahan santan
  • Simpan oleh-oleh dalam tas terpisah
  • Jika dibutuhkan, gunakan tas pendingin untuk produk semi-basah

Membawa oleh-oleh bukan hanya tentang tradisi, melainkan sebuah simbol perhatian untuk keluarga yang menanti di rumah. Dengan begitu mudik pun akan terasa lebih bermakna.