Merasa Dihina soal Kopdes Merah Putih, Kades Flores Timur Polisikan Warga

Posted on

Kepala Desa (Kades) Pululera, Paulus Sony Sang Tukan, melaporkan warganya bernama Irenius Emi Soge ke Kepolisian Resor (Polres) Flores Timur, Rabu (14/1/2026). Paulus melaporkan Irenius Emi Soge karena merasa terhina soal pembangunan Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih.

Pelaporan ini berawal dari status Irenius Emi Soge di Facebook yang menilai Paulus ibarat seorang pencuri dan serakah karena menunjuk lokasi lahan pembangunan Kopdes Merah Putih tanpa musyawarah desa (musdes). Terlebih, Kopdes Merah Putih dibangun di atas tanah misionaris Katolik.

Paulus menilai Irenius Emi Soge melakukan tindakan pencemaran nama baik terhadap dirinya di Facebook. Ia kemudian mendatangi Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Flores Timur untuk melaporkan Irenius Emi Soge.

“Saya sudah masukan laporan pengaduannya. Langsung ke piket pelayanan dan langsung dibawa kepada Kapolres,” ujar Paulus kepada infoBali.

Paulus melaporkan Irenius Emi Soge dengan melampirkan sejumlah bukti berupa sertifikat tanah hak milik, dokumen aset desa, serta print status Irenius di Facebook. Ia berharap Kapolres Flores Timur membantu menyelesaikan permasalahan tersebut.

Irenius ponselnya tak aktif saat dihubungi infoBali. Sementara, Kapolres Flores Timur, AKBP Adhitya Octorio Putra yang dihubungi infoBali berjanji akan melihat laporan dari Kepala Desa Pululera, besok, Kamis (15/1/2026).

“Saya masih antar keluarga besok saya baru kembali nanti saya cek ya,” ujar Adhitya.

Berikut status lengkap Irenius Emi Soge di Facebook yang membuat Paulus merasa terhina. Status diunggah pada Selasa, 13 Januari 2026 pukul 07.00 Wita.

KEPALA DESA PULULERA PAULUS SONY SANG TUKAN IBARAT SEORANG PENCURI DAN SERAKAH KARENA MENUNJUK LOKASI LAHAN PEMBANGUNAN DESA KOPERASI MERAH PUTIH(KDMP )TANPA MUSWARAH DESA

Lokasi pembangunan Koperasi Merah Putih(KDMP) di Desa Pululera berdiri diatas lahan yang mana lahan tersebut adalah tanah pelepasan misi kemudian diperuntukan bagi pejabat -pejabat pemerintah desa yang saat itu bekerja tanpa imbalan apapun(gratis),salah seorang yang dimaksud diatas adalah Almarhum Bapa Benediktus Musu Soge.Sebelum PTSL istrinya melihat ada pemasangan patok di keempat sudut yang sudah menjadi milik dari almarhum BMS dan langsung mengajak anaknya menuju kantor kepala desa guna mengklarifikasi hal tersebut tapi kepala desa Pululera Paulus Sony Sang Tukan yang juga menjabat sebagai ketua ASOSIASI KEPALA DESA (ASKADES)SE KABUPATEN FLORES TIMUR menjawab dengan nada yang agak tegas””Biar alasan apapun saya tetap ukur”,lalu keluarga almarhum BMS berpesan kalau begitu antara kedua belah pihak tidak boleh mensertifikasi lahan tersebut sebelum hal ini terklarifikasi,tapi kepala desa Pululera secara diam-diam sudah mensertifikat lahan tsbt tanpa ada kesepakatan atau musyawarah Desa. Dan disaat survei lokasi oleh DANDIM Flores Timur keluarga juga sudah menyampaikan keluhan lewat PAK YANTO PUKA
(BABINSA DESA PULULERA),dan berharap bisa diteruskan ke atasannya tapi sampai sekarang tidak ada kabar,..Setelah dari itu Istri dari almarhum BMS ke kantor desa pengen ketemu lagi sama Kepala desa Pululera yang kedua kalinya tapi menunggu sampai tengah hari kadesnya tidak kunjung datangkemudian keluarga mengunjungi ketua BPD dikediamannya tapi tetap Kepala desa Pululera tidak mau bertemu,sampai kemarin terpaksa bertemu lagi BPD di aula kantor desa Pululera karena dalam ruangan tertimbun penuh dengan barang,ujar salah seorang anggota BPD (maaf Kantor BPDnya seatap dengan Kantor kepala Desa).setelah pulang,tiba-tiba keluarga dari BMS didatangi Ketua BPD dengan seorang anggotanya ,yang barusan dari rumah Kades katanya
“Kalau mereka mau tingkatkan,lanjutkan saja”.
Disinilah saya yang bernama
Irenius Reny Soge menilai Saudara-saudara BPD pengen cuci tangan dan semoga tidak ada konspirasi.,,,Tabe
#curahanhati
#bupatiflorestimur
#wakilbupatiflorestimur
#camatwulanggitang

(hsa/hsa)

KEPALA DESA PULULERA PAULUS SONY SANG TUKAN IBARAT SEORANG PENCURI DAN SERAKAH KARENA MENUNJUK LOKASI LAHAN PEMBANGUNAN DESA KOPERASI MERAH PUTIH(KDMP )TANPA MUSWARAH DESA

Lokasi pembangunan Koperasi Merah Putih(KDMP) di Desa Pululera berdiri diatas lahan yang mana lahan tersebut adalah tanah pelepasan misi kemudian diperuntukan bagi pejabat -pejabat pemerintah desa yang saat itu bekerja tanpa imbalan apapun(gratis),salah seorang yang dimaksud diatas adalah Almarhum Bapa Benediktus Musu Soge.Sebelum PTSL istrinya melihat ada pemasangan patok di keempat sudut yang sudah menjadi milik dari almarhum BMS dan langsung mengajak anaknya menuju kantor kepala desa guna mengklarifikasi hal tersebut tapi kepala desa Pululera Paulus Sony Sang Tukan yang juga menjabat sebagai ketua ASOSIASI KEPALA DESA (ASKADES)SE KABUPATEN FLORES TIMUR menjawab dengan nada yang agak tegas””Biar alasan apapun saya tetap ukur”,lalu keluarga almarhum BMS berpesan kalau begitu antara kedua belah pihak tidak boleh mensertifikasi lahan tersebut sebelum hal ini terklarifikasi,tapi kepala desa Pululera secara diam-diam sudah mensertifikat lahan tsbt tanpa ada kesepakatan atau musyawarah Desa. Dan disaat survei lokasi oleh DANDIM Flores Timur keluarga juga sudah menyampaikan keluhan lewat PAK YANTO PUKA
(BABINSA DESA PULULERA),dan berharap bisa diteruskan ke atasannya tapi sampai sekarang tidak ada kabar,..Setelah dari itu Istri dari almarhum BMS ke kantor desa pengen ketemu lagi sama Kepala desa Pululera yang kedua kalinya tapi menunggu sampai tengah hari kadesnya tidak kunjung datangkemudian keluarga mengunjungi ketua BPD dikediamannya tapi tetap Kepala desa Pululera tidak mau bertemu,sampai kemarin terpaksa bertemu lagi BPD di aula kantor desa Pululera karena dalam ruangan tertimbun penuh dengan barang,ujar salah seorang anggota BPD (maaf Kantor BPDnya seatap dengan Kantor kepala Desa).setelah pulang,tiba-tiba keluarga dari BMS didatangi Ketua BPD dengan seorang anggotanya ,yang barusan dari rumah Kades katanya
“Kalau mereka mau tingkatkan,lanjutkan saja”.
Disinilah saya yang bernama
Irenius Reny Soge menilai Saudara-saudara BPD pengen cuci tangan dan semoga tidak ada konspirasi.,,,Tabe
#curahanhati
#bupatiflorestimur
#wakilbupatiflorestimur
#camatwulanggitang