Perempuan lanjut usia (lansia) bernama Ni Ketut Menuh (72) dilaporkan hilang dan tak kunjung pulang ke rumahnya di Lingkungan Uma Anyar Anggungan, Kelurahan Lukluk, Kecamatan Mengwi, Badung, Bali, sejak lima hari. Menuh diduga terjatuh di aliran sungai dekat kediamannya.
Anak Menuh, Wayan Sutarba, mengaku terakhir kali melihat ibunya terbaring di teras rumah pada Minggu (4/1/2026). Setelah itu, Sutarba pergi ke tempat sabung ayam.
“Sebelum berangkat jam 9 malam itu saya sempat tegur ibu. Setelah itu pulang, jam 12 malam nggak ada (ibu) di kamar. Besoknya, Senin pagi itu saya cari di rumah saudaranya di sekitar rumah ini, nggak ketemu,” tutur Sutarba di rumahnya, Jumat (9/1/2026).
Keluarga sempat menyusuri aliran sungai dan pintu DAM yang berjarak sekitar tiga kilometer dari rumah. Sebab, Sutarba khawatir ibunya hanyut di sungai kecil sebelah rumah.
“Sampai ke akar-akar, saya cari tapi nggak juga ketemu,” imbuh Sutarba.
Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar (Basarnas Bali) baru menerima laporan orang hilang sekitar pukul 09.00 Wita, hari ini. Setelah menerima laporan dari Kepala Lingkungan Uma Anyar, tim penyelamat langsung dikerahkan ke lokasi.
Kepala Seksi Operasi dan Siaga Basarnas Bali, I Wayan Juni Antara, membenarkan enam personel dengan perlengkapan SAR air dan drone thermal telah dikirim ke lokasi. “Pertimbangan tim membawa peralatan SAR air, karena di daerah itu ada sungai, sementara dicurigai terjatuh ke sungai,” jelas Juni Antara.
Tim SAR gabungan masih menyisir area rumah dan sepanjang aliran sungai di kawasan tersebut. Sementara itu, polisi juga terlibat turut menyelidiki dan mengumpulkan petunjuk untuk memastikan penyebab hilangnya lansia itu.
