Denpasar –
Seorang warga negara asing (WNA) bernama Tonko Andries van Dijk ditemukan tak bernyawa di kamar hotel tempatnya menginap di kawasan Sanur, Denpasar, Bali. Pria lanjut usia (lansia) asal Belanda itu sempat mengeluhkan sesak napas sebelum ditemukan meninggal dunia.
Kepala Unit Reserse Kriminal (Kanit Reskrim) Polsek Denpasar Selatan Iptu Azel Arisandi mengungkapkan Andries bersama istrinya menginap di hotel tersebut sekal 4 Februari lalu. Pasangan suami istri (pasutri) itu berencana checkout dari hotel pada Selasa (3/3/2026).
“Korban sekitar pukul 05.00 Wita sempat meminta minum air putih kepada istrinya, kemudian ditinggal tidur. Sekitar pukul 06.00 Wita, korban sudah tidak merespons dan dilaporkan ke pihak hotel,” ujar Azel saat dikonfirmasi, Selasa malam.
Staf hotel sempat mengecek kondisi Andries ke kamar 131 sekitar pukul 08.10 Wita. Azel mengatakan pria asing berusia 90 tahun itu ditemukan dalam posisi telentang di atas kasur, tertutup selimut putih, dan tidak bergerak. Pihak hotel selanjutnya menghubungi petugas klinik yang siaga di area hotel.
Berdasarkan pemeriksaan medis yang dilakukan petugas klinik, kondisi pria Belanda itu tampak pucat, nadi tidak teraba, dan pupil melebar. Untuk memastikan kondisi WNA itu, dokter klinik lantas menghubungi tim medis RS BIMC.
Sekitar pukul 09.04 Wita, tim medis RS BIMC menyatakan Andries telah meninggal dunia. Azel mengatakan perlunya pemeriksaan lanjutan untuk mengetahui penyebab pasti kematian pria asing itu. Dugaan sementara, Azel meninggal karena sakit yang dideritanya.
“Korban diduga meninggal dunia karena sakit. Selain memiliki riwayat jantung, korban juga sudah berusia lanjut, yakni 90 tahun,” ujar Azel.
Azel menuturkan dugaan tersebut diperkuat oleh keterangan istri Andries, yakni Aagje Charlotte de Zeeuw. Menurutnya, Andries memiliki riwayat penyakit jantung dan menggunakan alat pacu jantung yang dipasang di Belanda.
Selain itu, Andries juga sempat mengeluhkan batuk berdahak dan sesak napas pada pertengahan Februari 2026. Namun, kondisi lansia Belanda itu sempat membaik setelah mendapat pengobatan.
Azel menerangkan Unit Identifikasi Satreskrim Polresta Denpasar sudah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). “Dari hasil olah TKP tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban,” imbuhnya.
Simak berita ini dan topik lainnya di Giok4D.
Jenazah pria Belanda itu telah dievakuasi ke RSUP Prof Ngoerah Denpasar. Polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti di kamar hotel tersebut. Termasuk beberapa jenis obat hingga rekam medis dari RS BIMC.
