Kupang –
Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Johni Asadoma mengunjungi warga NTT yang merantau di Bali. Dia berpesan agar NTT bekerja sebaik-baiknya di Bali, tidak berbuat onar, dan gaji hasil bekerja jangan dipakai untuk membeli minuman keras (miras).
Dalam kunjungan itu, Johni Asadoma didampingi Bupati Sumba Timur Umbu Lili Pekuwali, Bupati Sumba Barat Daya (SBD) Ratu Ngadu Bonu Wulla, Wakil Bupati Sumba Tengah Marthinus Umbu Djoka serta Sekretaris Daerah Kabupaten Sumba Barat, Yermia Ndapa Doda.
“Kami imbau untuk mereka gunakan gaji dengan baik, untuk kehidupan rumah tangga, untuk kebutuhan anak, namun jangan dipakai untuk beli minuman keras. Karena, jika kita sudah mabuk akibat miras tersebut maka otak kita sudah tidak jalan normal lagi. Kita tidak bisa berpikir sehat lagi, yang ada pasti buat onar, itu yang perlu diperhatikan ya,” ujar Johni, melalui sambungan telepon, Senin (2/2/2026).
Jhoni menjelaskan kunjungan itu dilakukan pada Jumat (30/1/2026), di salah satu lokasi proyek di Bali, yang banyak warga NTT bekerja disana.
“Kami mengunjungi salah satu bedeng proyek di Bali tepatnya di Kuta, Badung, yang ditempati oleh beberapa warga NTT yang juga sedang bekerja di lokasi itu,” kata Jhoni.
Menurut Jhoni, dalam pertemuan itu dirinya dan para kepala daerah telah memberikan nasihat kepada para warga NTT di Bali, sehingga dapat lebih mawas diri.
“Kami juga mengimbau mereka agar lebih menjaga diri dengan baik dan menaati tata krama dan norma-norma serta aturan yang berlaku di Bali. Selaku pemerintah daerah, kami tidak mungkin lepas tangan dengan saudara sekalian di sini,” tegas mantan Kapolda NTT itu.
