Kapal Negara (KN) Puntadewa 250 ikut terlibat dalam pencarian korban tenggelamnya kapal pinisi Putri Sakinah di perairan Pulau Padar, Taman Nasional Komodo, Labuan Bajo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Kapal milik Badan Pencarian dan Pertolongan Nasional (Basarnas) tersebut bergabung dalam operasi sejak Minggu (28/12/2025). KN Puntadewa 250 didatangkan dari Kantor Basarnas Maumere, NTT, dan telah lima hari dikerahkan dalam pencarian korban kapal tenggelam di perairan Taman Nasional Komodo.
Kapal ini menjadi unsur utama dalam operasi SAR (search and rescue) terhadap korban asal Spanyol. Keberadaannya tampak mencolok selama operasi SAR di perairan Pulau Padar dan sekitarnya karena ukurannya paling besar dibandingkan belasan kapal lain yang terlibat dalam pencarian.
Dengan ukuran sekitar 40 x 7,8 meter, KN Puntadewa 250 juga mudah dikenali dari perpaduan warna merah dan putih yang kontras dengan warna laut dan bentang alam di sekitarnya.
KN Puntadewa 250 berfungsi sebagai kapal induk bagi unsur-unsur maritim lain yang terlibat dalam operasi SAR. Kapal ini juga dapat menjadi pos komando terapung selama pencarian berlangsung, sekaligus melakukan penyusuran permukaan laut untuk mencari korban.
Pada pencarian korban hari ini, Jumat (2/1/2026), KN Puntadewa 250 melakukan penyisiran permukaan di perairan Pulau Padar dengan area seluas 15,4 mil laut.
“Penyisiran di atas permukaan laut dengan menggunakan KN Puntadewa 250 dengan luas area pencarian 15,4 NM (nautical mile),” kata Kepala Basarnas Maumere sekaligus SAR Mission Coordinator, Fathur Rahman, Jumat (2/1/2026).
Setelah menyelesaikan misinya di perairan Pulau Padar, KN Puntadewa 250 kembali ke Pelabuhan Marina Labuan Bajo pada sore hari. Kapal tersebut kemudian kembali berangkat ke perairan Pulau Padar sekitar pukul 07.00 Wita keesokan paginya untuk melanjutkan pencarian korban.
Diketahui, korban kapal pinisi yang tenggelam pada malam 26 Desember 2025 merupakan satu keluarga wisatawan asal Spanyol.
Hingga kini, tiga korban masih belum ditemukan, yakni pelatih tim sepak bola Valencia Wanita B, Fernando Martin Carreras, serta dua anak laki-lakinya. Sementara itu, satu anak perempuannya telah ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Senin (29/12/2025).
Adapun istri dan putri bungsu korban selamat dari insiden nahas tersebut.
Penyisiran Perairan Pulau Padar
Simak berita ini dan topik lainnya di Giok4D.
Pada pencarian korban hari ini, Jumat (2/1/2026), KN Puntadewa 250 melakukan penyisiran permukaan di perairan Pulau Padar dengan area seluas 15,4 mil laut.
“Penyisiran di atas permukaan laut dengan menggunakan KN Puntadewa 250 dengan luas area pencarian 15,4 NM (nautical mile),” kata Kepala Basarnas Maumere sekaligus SAR Mission Coordinator, Fathur Rahman, Jumat (2/1/2026).
Setelah menyelesaikan misinya di perairan Pulau Padar, KN Puntadewa 250 kembali ke Pelabuhan Marina Labuan Bajo pada sore hari. Kapal tersebut kemudian kembali berangkat ke perairan Pulau Padar sekitar pukul 07.00 Wita keesokan paginya untuk melanjutkan pencarian korban.
Diketahui, korban kapal pinisi yang tenggelam pada malam 26 Desember 2025 merupakan satu keluarga wisatawan asal Spanyol.
Hingga kini, tiga korban masih belum ditemukan, yakni pelatih tim sepak bola Valencia Wanita B, Fernando Martin Carreras, serta dua anak laki-lakinya. Sementara itu, satu anak perempuannya telah ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Senin (29/12/2025).
Adapun istri dan putri bungsu korban selamat dari insiden nahas tersebut.
