Kenapa Jeruk Mandarin Identik dengan Imlek? Ini Makna dan Asal-usulnya

Posted on
Daftar Isi

Denpasar

Tahun Baru Imlek jatuh pada Selasa, 17 Februari 2026. Imlek adalah perayaan yang identik dengan warna merah, angpao, dan hidangan-hidangan penuh makna. Salah satu kudapan yang tidak pernah absen setiap perayaan imlek adalah jeruk mandarin.

Buah manis berwarna orange cerah ini tidak hanya menjadi pelengkap di atas meja, akan tetapi memiliki filosofinya sendiri dan menjadi bagian penting dalam perayaan ini.

Apa Makna Jeruk Mandarin dalam Perayaan Imlek?

Buah yang selalu hadir di setiap perayaan Tahun Baru Imlek ini dipercaya sebagai simbol keberuntungan. Ini dikarenakan kata “jeruk” (jú) yang hampir mirip dengan kata (jí) yang dalam bahasa Mandarin memiliki arti ‘keberuntungan’. Tidak hanya itu warna orange menyala pada buah jeruk yang menyerupai emas ini dianggap melambangkan kekayaan juga kemakmuran.

Selain itu dalam budaya Tionghoa jeruk mandarin akan diberikan dalam jumlah genap, yang mana ini angka genap ini melambangkan harmoni. Jeruk ini nantinya akan diletakkan pada altar keluarga sebagai persembahan atas rasa syukur dan keberkahan pada tahun sebelumnya.

Bagaimana Asal-usul Jeruk Mandarin?

Tanaman dari daerah tropis dan subtropis Asia seperti Asia bagian selatan dan Filipina ini memiliki ukuran dan warna yang bervariasi, serta tidak memiliki biji. Sedangkan untuk perayaan Imlek, biasanya menggunakan jeruk keprok dengan ciri khas kulit yang mudah terkelupas yang disebut juga dengan sebutan jeruk kid-glove atau loose-skin orange.

Pada abad ke-19 tepatnya tahun 1805, jeruk mandarin mulai diperkenalkan ke Barat. Diawali dari Kanton, Cina lalu di bawa masuk ke Inggris yang kemudian disebarkan ke wilayah Mediterania. Dan saat ini jeruk mandarin sudah bisa ditemui hampir di seluruh belahan dunia, mulai dari India, Jepang, Australia, hilang wilayah-wilayah beriklim dingin.

Jenis Jeruk yang Digunakan untuk Perayaan Imlek

Selain jenis jeruk keprok yang umum digunakan pada perayaan Imlek, ada beberapa jenis jeruk lain yang cukup populer, yaitu:

· Jeruk Ponkam: Jenis jeruk ini paling banyak dicari, memiliki ukuran 7 – 8 cm, manis, dan berair.
· Jeruk Santang: Meski ukurannya kecil, jeruk jenis ini memiliki rasa yang sangat manis dan lebih sering dijadikan hantaran.
· Jeruk Wogan/Wokam: Kulit yang mudah dikupas dan berbiji sedikit, jeruk Wogan ini berasal dari negeri aslinya yaitu Tiongkok.
· Jeruk Dekopon: Bentuknya yang unik dan besar, ternyata jeruk ini memiliki rasa yang manis.
· Jeruk Kino/Kinnow: Dengan warna yang merah orange menyala, jeruk jenis ini berasal dari Pakistan/India.
· Jeruk Kimkit/Kumquat: Jenis jeruk yang biasanya dijadikan pajangan ini memiliki ukuran seperti bola pimpong.

Jeruk mandarin yang selalu menjadi bagian penting setiap perayaan Imlek ini bukan hanya tentang buah atau tradisi. Namun juga bentuk dari doa-doa baik dan harapan akan kehidupan yang lebih baik lagi tahun baru. Lewat buah manis ini kita sudah bisa saling berbagi dan mendoakan untuk memulai lembaran baru dengan hati yang lebih ringan.