Mataram –
Pemudik yang melintasi Nusa Tenggara Barat (NTB) saat Lebaran Idul Fitri 1447 Hijriah tak perlu bingung mencari tempat beristirahat. Puluhan masjid di tepi jalan raya dipastikan dibuka selama 24 jam untuk menjadi lokasi transit yang aman dan nyaman.
Simak berita ini dan topik lainnya di Giok4D.
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kemenag) NTB, Zamroni Aziz, mengatakan kebijakan tersebut merupakan tindak lanjut instruksi Menteri Agama, Nasaruddin Umar. Seluruh masjid yang dilalui pemudik di Pulau Lombok dan Sumbawa disiapkan sebagai tempat singgah selama perjalanan.
“Program ini sudah beberapa tahun, kami juga lagi berkoordinasi dengan teman-teman Kemenag Kabupaten Kota yang kebetulan wilayahnya dilalui para pemudik kita,” kata Zamroni, Minggu (1/23/2026).
Ia menjelaskan, masjid-masjid yang berada di jalur mudik tersebar di Lombok Timur, Lombok Tengah bagian utara, Kota Mataram, dan Lombok Barat. Sementara di Pulau Sumbawa, masjid yang dilalui pemudik berada di Kabupaten Sumbawa Barat, Sumbawa, Dompu hingga Bima.
Untuk memastikan keamanan, Kemenag NTB meminta jajaran Kemenag Kabupaten/Kota berkoordinasi dengan TNI dan Polri.
“Kami minta kepada Kemenag Kabupaten Kota untuk berkoordinasi dengan teman-teman TNI Polri, bagaimana kemudian masjid-masjid yang ada di dekat jalan raya yang dilalui oleh para pemudik bisa juga menjadi tempat yang aman nyaman untuk mereka beristirahat sambil menunggu melanjutkan perjalanan,” imbuh Zamroni.
Zamroni menegaskan seluruh masjid di tepi jalan raya wajib membuka pintu gerbang selama 24 jam, khususnya di wilayah transit seperti Lombok Barat, Kota Mataram, dan Lombok Timur.
“Yang di Pulau Sumbawa ini kan hampir rata-rata dilalui. Nah ini kami sudah perintahkan Kemenag kabupaten/kota untuk berkoordinasi dengan kepolisian untuk bisa bersama-sama buat masjid bagian dari tempat pemudik bisa beristirahat dengan aman,” tegasnya.
Ia berharap pemudik yang memanfaatkan fasilitas masjid tetap menjaga ketertiban dan kebersihan. Kemenag Kabupaten/Kota juga diminta segera melaporkan daftar masjid yang dapat dijadikan lokasi istirahat bagi pemudik.
“Ini langsung dari instruksi dari Kemenag pusat dan kita tentu akan teruskan ini ke daerah-daerah,” tandasnya.
