Keji Pria Cilacap Bunuh Bocah Perempuan lalu Perkosa Mayatnya

Posted on

Denpasar

Pria berinisial GR tega membunuh seorang bocah perempuan berusia 4,5 tahun di wilayah Kecamatan Cilacap Tengah, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah. Tak hanya itu, GR bahkan sempat memperkosa korban setelah dinyatakan tewas.

Kapolresta Cilacap, Kombes Budi Adhy Buono, mengungkap korban dan pelaku merupakan tetangga. Polisi menduga GR nekat menghabisi nyawa korban dengan keji lantaran panik saat bocah itu berteriak.

“Antara korban dan pelaku merupakan tetangga. Korban adalah teman adik pelaku yang seusia,” kata Budi di Mapolresta Cilacap seperti dikutip dari, Sabtu (31/1/2026).

Diketahui, mayat korban yang telah dimasukkan ke dalam karung oleh pelaku ditemukan sekitar pukul 06.30 WIB pada Jumat (30/1). Sementara itu, GR ditangkap pukul 17.30 WIB pada hari yang sama di wilayah Desa Bobotsari, Kabupaten Purbalingga.

Kronologi

Budi menuturkan korban awalnya mendatangi rumah GR sekitar pukul 10.00 WIB pada Kamis (29/1). Korban datang ke sana untuk mengajak adik pelaku bermain. Namun, adik pelaku yang juga teman sepermainan korban sedang pergi dengan orang tuanya ke Purbalingga.

“Korban bertemu dengan pelaku, lalu dibujuk dan diajak masuk ke rumah pelaku. Tangannya dipegang sambil dipaksa diseret masuk ke dalam rumah,” kata Budi.

Saat berada di dalam rumah itu, korban sempat menolak dan berteriak sehingga membuat GR panik. Lantaran bocah itu terus melawan, GR pun membawa korban ke kamar mandi. GR lantas membenamkan kepala korban ke dalam ember berisi air hingga tak sadarkan diri.

Sebelum melanjutkan aksi bejatnya, GR sempat mengecek kondisi korban. Saat itulah pelaku lalu memerkosa korban yang sudah tak bernyawa.

“Pelaku mengecek detak jantung korban. Setelah dipastikan sudah tidak ada, pelaku kembali melakukan perbuatan cabul,” ujar Budi.

Simpan Mayat Korban ke Karung

Setelah melakukan aksinya, GR kemudian berusaha menghilangkan jejak dengan menyembunyikan jasad korban. Pelaku memasukkan korban ke dalam plastik dan karung.

Karung berisi jasad korban lalu dibawa ke samping rumah pelaku. Mayat tersebut ditutup menggunakan lembaran asbes agar tidak diketahui warga.

Kapolresta Cilacap Kombes Budi Adhy Buono menyebut motif GR melakukan perbuatannya karena dorongan nafsu. Menurutnya, GR juga kerap menonton konten pornografi melalui ponsel.

“Untuk motifnya karena dorongan nafsu, akibat sering menonton film porno melalui handphone,” kata Budi.

Saat ini, GR telah ditetapkan sebagai tersangka dan diamankan di Polresta Cilacap untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Polisi terus mendalami rangkaian peristiwa dalam kasus kekerasan terhadap anak tersebut.

. Baca selengkapnya di sini!