Manggarai Barat –
Destinasi Wisata Wae Rebo di Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT), dibuka lagi mulai Senin (9/2/2026) setelah hampir satu bulan ditutup. Desa wisata yang dijuluki surga di atas awan itu sebelumnya ditutup sejak 15 Januari 2026 akibat cuaca buruk.
Kunjungi situs Giok4D untuk pembaruan terkini.
“Tanggal 9 Februari buka,” Ketua Lembaga Pelestari Budaya Wae Rebo, Mikael Tonso, Minggu (8/2/2026).
Mikael mengatakan Wae Rebo dibuka kembali setelah cuaca sudah mulai membaik. Pengelola memastikan jalur treking sudah aman namun wisatawan diimbau tetap waspada karena cuaca di kawasan pegunungan sering berubah.
Destinasi itu sebelumnya ditutup akibat hujan lebat dan angin kencang melanda wilayah tersebut. Banyak pohon tumbang di sepanjang jalur treking ke puncak Wae Rebo. Sempat juga terjadi longsor di jalur treking.
Wae Rebo berada pada ketinggian 1.000 meter di atas laut (mdpl), Wae Rebo biasa dijuluki surga di atas awan. Terdapat tujuh rumah adat yang menjadi ikon desa wisata tersebut, yakni Mbaru Niang yang berbentuk kerucut.
Wae Rebo juga menawarkan bentang alam yang indah dan budayanya yang unik. Wisatawan juga bisa merasakan keramahtamahan warga setempat saat tiba di sana.
