Lombok Timur –
Hujan deras yang mengguyur kawasan Taman Wisata Pusuk Sembalun, Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB), menyebabkan longsor pada Minggu (8/2/2026). Material longsoran berupa tanah dan bebatuan menutupi badan jalan sehingga mengakibatkan arus lalu lintas macet total.
Salah seorang pengendara, Amrullah, menjelaskan material longsor yang menutupi jalan diperkirakan mencapai satu meter. Kondisi tersebut membuat kendaraan tidak dapat melintas.
“Kendaraan tidak bisa melintasi longsoran tersebut. Karena material longsor yang menutupi jalan cukup tinggi kurang lebih sekitar satu meter,” terang Amrullah kepada via WhatsApp, Minggu sore.
Beberapa kendaraan roda empat memilih putar balik dikarenakan tidak bisa melintas. Sementara untuk roda dua masih bisa melintas hanya saja perlu didorong.
“Kalau mobil ada juga yang putar balik. Tapi kalau motor masih bisa lewat, tapi harus dibantu didorong,” imbuh Amrullah.
Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Sembalun, Iptu Lalu Subadri, membenarkan peristiwa tersebut. Saat ini petugas gabungan dari TNI Polri dan masyarakat sedang mengupayakan pembersihan.
“Kami masih di lokasi ini, sedang diupayakan pembersihan material longsor,” jelas Subadri.
Subadri menyebutkan, longsor tersebut disebabkan oleh derasnya hujan yang terjadi sejak Minggu siang. Beruntung tidak ada korban jiwa pada peristiwa tersebut.
“Hujan deras tadi siang cukup deras. Kalau korban jiwa tidak ada,” pungkasnya.
Subadri menghimbau, bagi pengendara yang hendak berkunjung ke Sembalun untuk selalu berhati-hati, mengingat cuaca tidak menentu. “Apalagi berkendara saat hujan, jalanan licin dan rentan pohon tumbang dan juga longsor, kami menghimbau untuk selalu berhati-hati,” ucapnya.
