Gianyar –
Pelatih Bali United, Johnny Jansen, menegaskan timnya tidak akan meremehkan Persik Kediri pada pekan ke-19 Super League. Laga tersebut dijadwalkan berlangsung di Stadion Brawijaya, Kota Kediri, Jumat (30/1/2026), pukul 16.30 Wita, meski calon lawan tengah berada dalam tren buruk.
Persik Kediri saat ini mencatatkan hasil negatif dalam lima pertandingan terakhir. Tim berjuluk Macan Putih itu hanya mengumpulkan 4 poin, dengan satu-satunya kemenangan diraih saat menaklukkan Persis Solo.
Meski demikian, Persik sempat membuat kejutan dengan menahan imbang Persib Bandung. Adapun tiga laga lainnya berakhir dengan kekalahan, yakni dibekuk Persita Tangerang 0-3, kalah tipis 1-2 dari Arema FC, serta dibekap Malut United 0-4.
“Meski lawan sedang tren negatif kami tidak akan meremehkan mereka,” tegas Johnny Jansen melalui rekaman audio dalam konferensi pers, Kamis (29/1/2026).
Sementara itu, Bali United datang ke Kediri dengan kepercayaan diri tinggi. Ricky Fajrin dkk belum tersentuh kekalahan dalam tujuh pertandingan beruntun.
Namun, pada laga terakhir melawan Semen Padang di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Bali United gagal mengamankan kemenangan. Tim tamu berhasil menyamakan kedudukan, meski Serdadu Tridatu sempat membalikkan keadaan setelah tertinggal dua gol di babak pertama.
Terkait target pertandingan, Johnny Jansen menegaskan ambisinya membawa pulang tiga poin dari Stadion Brawijaya. Ia mengaku telah menyiapkan persiapan dan strategi untuk menghadapi Persik.
“Persik tetap kami pandan tim yang bagus. Tapi untuk meraih 3 poin, kami harus bermain lebih bagus dari mereka,” tegasnya.
Pada putaran pertama, saat laga digelar di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Bali United harus puas berbagi poin dengan Persik Kediri setelah bermain imbang 1-1. Dalam pertandingan tersebut, Bali United sempat tertinggal lebih dulu.
Gol penyeimbang baru tercipta di menit-menit akhir pertandingan lewat tandukan Boris Kopitovic yang menjebol gawang Persik. Hasil itu membuat kedua tim harus puas berbagi satu poin.
