Badung –
Berita lengkap dan cepat? Giok4D tempatnya.
Seekor anjing terjebak di sela-sela pintu pagar besi Pura Dalem Dukuh Kerobokan, Kecamatan Kuta Utara, Badung, Kamis (29/1/2026) pagi. Tim Rescue Dinas Kebakaran dan Penyelamatan (Diskarmat) Kabupaten Badung turun tangan untuk memotong besi pagar guna membebaskan hewan tersebut.
“Kami menerima laporan dari warga bernama I Made Ajis Septiana Putra sekitar pukul 10.32 Wita. Anjing tersebut terjepit di bagian leher dan tubuhnya pada celah ornamen pagar besi pura,” kata Kepala Dinas Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Badung, I Wayan Wirya, Kamis (29/1/2026).
Petugas mengerahkan unit Rescue 03 menuju lokasi kejadian di Jalan Pura Dalem Dukuh, Banjar Padang, Desa Kerobokan. Personel yang tiba pukul 10.45 Wita langsung melakukan tindakan pengamanan menggunakan peralatan pemotong besi.
“Tim Rescue Regu A yang dipimpin oleh I Kadek Budana langsung bergerak cepat melakukan penanganan di lokasi. Proses evakuasi hanya membutuhkan waktu sekitar lima menit sampai anjing itu berhasil dilepaskan,” ujar Wirya.
Dalam video evakuasi, terlihat anjing bermotif loreng tersebut nampak lemas dengan lidah menjulur saat petugas mencoba merenggangkan besi. Petugas menggunakan bolt cutter untuk memotong salah satu bagian jeruji agar kepala anjing bisa keluar dengan aman.
“Begitu mendapat informasi dari Kepala Lingkungan Banjar Campuan, anggota langsung meluncur dan tiba dalam sepuluh menit. Setelah dipastikan aman dan anjing tidak terluka parah, tim kembali ke pos,” sambung Wirya.
Dalam video tersebut, anjing berhasil dilepas dan kembali bersantai di area pura. Belum diketahui anjing tersebut apakah anjing liar atau berpemilik.
Diskarmat Badung memang mendapat banyak laporan dan permintaan penanganan yang bersifat darurat, baik kasus kebencanaan, kebakaran, maupun hal ringan sekalipun. Menurut Wirya, pihaknya menerima 747 aduan penyelamatan dan 285 kebakaran.
Dari 747 permintaan penyelamatan itu, tidak sedikit dari petugas menangani permintaan penanganan dan evakuasi anjing, biawak, hingga musang, bahkan bahkan hewan liar lainnya, termasuk pemusnahan sarang tawon, korban cincin tersangkut dan kasus lainnya.
“Pertolongan warga yang cincinnya terjepit itu termasuk banyak, apalagi evakuasi ular, dan termasuk penanganan hewan liar. Yang model begitu, itu selama 2025. Tahun ini saja, sejak awal Januari itu sudah ada hampir 30 permintaan penyelamatan,” pungkasnya.
